Portal Anda Menggali Inspirasi, Motivasi dan Pengembangan Diri

 


11 Manfaat Minyak Ikan yang Mengagumkan

manfaat minyak ikan

Minyak ikan telah dikenal akan kandungan omega-3 nya yang bermanfaat bagi kesehatan. Minyak ikan sendiri merupakan lemak atau minyak yang diekstraksi dari jaringan-jaringan di dalam ikan. Ikan yang dapat diekstraksi minyaknya biasanya jenis ikan yang memiliki banyak lemak seperti ikan salmon, ikan tuna, ikan sarden, atau ikan kod.

WHO merekomendasikan untuk memakan 1-2 porsi ikan dalam satu minggu. Karena kandungan omega-3 dalam ikan sangat bermanfaat bagi kesehatan, salah satunya membantu melawan berbagai jenis penyakit. Namun jika kita tidak bisa memakan 1-2 porsi ikan dalam seminggu, maka suplemen minyak ikan bisa menjadi pilihan.

Sebagai informasi, dalam satu sendok teh atau setara 4 gram minyak ikan sarden mengandung sekitar:

• 40,6 kalori
• 4,5 gram lemak
• 14,9 IU vitamin D
• 1.084 mg asam lemak omega-3
• 90,6 mg asam lemak omega-6

Lalu, apa saja manfaat minyak ikan bagi kesehatan tubuh kita? Berikut pemaparannya.

11 Manfaat Minyak Ikan Bagi Kesehatan

1. Menjaga kesehatan jantung

Manfaat minyak ikan yang paling populer adalah mereka adalah sahabat bagi jantung anda. Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Dengan mengonsumsi minyak ikan, menurut penelitian, dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Minyak ikan dapat memelihara kesehatan jantung dengan cara meningkatkan jumlah HDL (High-density Lipoprotein) atau kolesterol baik, menurunkan tekanan darah, mencegah munculnya plak yang mengeras pada arteri, serta mencegah aritmia (gangguan irama jantung) yang dapat mengakibatkan serangan jantung.

(Baca juga: Bagaimana Menjaga Kesehatan Jantung Anda)

2. Membantu mengatasi gangguan mental tertentu

Faktanya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang dengan gangguan mental memiliki kadar omega-3 yang lebih rendah. Menariknya, suplemen omega-3 dapat mencegah terjadinya atau meningkatnya gejala-gejala gangguan mental, serta dapat mengurangi risiko gangguan psikotik bagi mereka yang berisiko. Selain itu, suplementasi minyak ikan dalam dosis tinggi dapat mengurangi gejala-gejala skizofrenia dan bipolar.

3. Bermanfaat bagi kesehatan mata

Omega-3 juga ternyata merupakan salah satu bagian pembangun mata. Orang yang kekurangan omega-3 baisanya memiliki risiko terkena penyakit mata yang lebih tinggi. Kesehatan mata akan menurun seiring bertambahnya usia, yang dapat mengakibatkan penyakit Degenerasi Makula atau AMD (Age Macular Degeneration). Salah satu penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi minyak ikan dosis tinggi selama empat setengah bulan dapat dapat membantu memperbaiki penglihatan pada pasien yang menderita AMD.

4. Membantu mencegah depresi pasca melahirkan

Manfaat minyak ikan lainnya yaitu membantu melindungi ibu PPD (Post-partum Depression) atau depresi pasca melahirkan. Menurut Dr. Michelle Price dari University of Connecticut School of Nursing, konsumsi DHA selama kehamilan dapat membantu mengurangi gejala-gejala depresi pasca melahirkan.

5. Mempertajam daya ingat

Otak kita terbuat dari hampir 60% lemak, dan lemak ini kebanyakan merupakan asam lemak omega-3. Oleh karena itu, omega-3 sangat penting agar otak berfungsi dengan baik. Penelitian dalam jurnal PLoS One (Public Library of Science) menunjukkan bahwa asupan asam lemak omega-3 dapat membantu memperbaiki daya ingat pada remaja dan orang dewasa. Namun, untuk lansia, minyak ikan tidak berpengaruh apa-apa terhadap daya ingat. Sebuah penelitian di University of Iowa menunjukkan bahwa kadar omega-3 yang tinggi tidak memiliki manfaat terhadap penurunan kognitif pada wanita lanjut usia.

(Baca juga: 6 Cara Meningkatkan Daya Ingat Anda)

6. Bermanfaat bagi perkembangan janin

Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi minyak ikan karena kandungan omega-3 yang terdapat di dalamnya dapat membantu meningkatkan perkembangan kognitif dan motorik janin. Menurut penelitian pada tahun 2008, suplementasi omega-3 pada trimester akhir mampu meningkatkan kemampuan sensorik, kognitif, dan motorik bayi.

7. Mengurangi nyeri akibat radang sendi (arthritis)

Suatu studi pada tahun 2014 mengemukakan bahwa pemberian minyak ikan kepada pasien arthritis menunjukkan penurunan gejala penyakit yang cukup signifikan. Penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa suplemen minyak ikan memiliki fungsi yang sama seperti halnya NSAID (Non Steroidal Anti Inflammatory Drugs) atau AINS (Anti Inflamasi Non Steroid) dalam mengurangi nyeri akibat radang sendi dan merupakan alternatif yang aman bagi obat-obatan AINS.

8. Mengurangi risiko diabetes

Para peneliti dalam suatu penelitian yang dipublikasi di Brain Research menemukan bahwa minyak ikan dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit diabetes. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa minyak ikan dapat mengurangi stres oksidatif, yang berperan dalam perkembangan komplikasi diabetes, baik mikrovaskuler maupun kardiovaskuler.

Penelitian lainnya menunjukkan bahwa konsumsi minyak ikan juga dapat membantu menekan risiko komplikasi diabetes pada mata. Peneliti menemukan bahwa orang yang rutin mengonsumsi 500 mg asam lemak omega-3 setiap harinya memiliki kemungkinan 48% lebih kecil terkena penyakit mata akibat diabetes dibandingkan mereka yang mengonsumsi minyak ikan dalam jumlah yang lebih sedikit.

9. Menutrisi kulit dan rambut

Minyak ikan juga memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan dan kecantikan kulit dan rambut. Minyak ikan menutrisi kulit dengan lemak sehingga mengoptimalkan penyerapan vitamin-vitamin yang larut dalam lemak yang dapat membuat kulit menjadi halus dan elastis. Minyak ikan juga dapat mencegah kerutan dan mampu melawan tanda-tanda penuaan.

Kekurangan EPA dan DHA dapat mengakibatkan berbagai masalah kulit dan rambut seperti ketombe, rambut rontok, eksim, serta bercak di kulit akibat penuaan atau sinar matahari. Tanpa asam lemak esensial, kulit dan rambut akan menajdi kering. Selain itu, kesehatan dari dalam akan terlihat pada kulit, dan merawat kulit dari dalam dengan mengonsumsi minyak ikan secara teratur sama bagusnya seperti menggunakan pelembap dari luar.

10. Meningkatkan kesuburan

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi minyak ikan dapat meningkatkan kesuburan bagi wanita dan pria. Hal ini dikarenakan kandungan DHA yang terdapat dalam asam lemak omega-3 pada minyak ikan memiliki peran penting dalam mobilitas dan kesehatan sperma. Sedangkan pada wanita, minyak ikan dapat meningkatkan kesuburan dengan mengurangi inflamasi, menyeimbangkan hormon, serta membuat siklus menstruasi menjadi teratur. Minyak ikan juga efektif dalam mengatasi masalah seperti sindrom ovarium polikistik atau PCOS (Polycystic Ovarian Syndrome) dan endometriosis yang merupakan penyebab ketidaksuburan.

Selain itu, asam lemak omega-3 juga dapat mencegah bayi lahir premature karena kandungan EPA dan DHAnya dapat membantu kelahiran yang sehat dan tepat pada waktunya.

11. Meningkatkan imunitas tubuh

Percobaan pada hewan menunjukkan bahwa ketika antioksidan dan astaxanthin dikombinasikan dengan minyak ikan, kekebalan tubuh menjadi meningkat. Para peneliti meyakini bahwa ini juga memberi manfaat yang sama pada manusia. Ikan salmon secara alami mengandung minyak ikan serta astaxanthin sehingga dapat meningkatkan imunitas.

Meski memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, sebaiknya jangan terlalu berlebihan dalam mengonsumsi minyak ikan. Menurut AHA (American Heart Association), mengonsumsi 3 gram suplemen minyak ikan sehari sudah cukup, kecuali atas rekomendasi dari dokter. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui dosis yang tubuh Anda butuhkan. Konsumsi minyak ikan di atas dosis yang diperlukan akan menimbulkan efek samping seperti:
• Rasa amis pada mulut
• Napas berbau amis
• Perut melilit
• Mual
• Feses menjadi lembek

 

Loading...