Portal Anda Menggali Inspirasi, Motivasi dan Pengembangan Diri

 


5 Pertanyaan Wawancara Umum dan Bagaimana Menjawabnya

wawancara

Berikut ini adalah 5 pertanyaan umum yang sering dilontarkan pada saat wawancara pekerjaan disertai dengan jawaban yang disarankan oleh beberapa ahli di bidangnya. Tentu saja, tidak ada jawaban benar atau salah, hanya cara berpikir dalam jawaban tersebut yang kemudian akan membawa anda ke proses berikutnya.

Apa kekurangan terbesar anda?

Ini adalah pertanyaan yang klise, namun masih akan selalu ditanyakan. Kuncinya adalah menjawab dengan sesuatu yang jujur, namun tidak mempengaruhi kemampuan anda dalam melakukan pekerjaan yang anda minati (menurut seorang pemandu karir dan blogger, Miriam Salpeter). Yang lebih penting adalah ketika anda mengidentifikasikan sesuatu sebagai kelemahan anda, jelaskan juga bagaimana anda mengatasi kelemahan tersebut.

Salpeter memberikan sebuah contoh: Seorang programmer komputer mungkin berkata, “Berbicara di depan banyak orang benar-benar membuat saya takut, tapi saya sudah berlatih menjadi seorang pembicara publik yang lebih baik. Saya sudah bergabung dengan Toastmasters, dan saya berdiri di depan cermin, berpura-pura ada kerumunan orang.” Ini adalah salah satu contoh yang baik karena berbicara di depan umum adalah sesuatu yang ditakuti kebanyakan orang, dan hal tersebut sebetulnya tidak terlalu penting bagi pekerjaan seorang programmer.

Satu hal yang tidak boleh anda katakan adalah bahwa anda seorang perfeksionis. Kenapa? Karena tidak ada orang yang mau bekerja dengan perfeksionis.

Jadi ceritakan tentang diri anda? (Pertanyaan identik yang lain: “Mengapa anda pikir anda adalah orang yang tepat untuk pekerjaan ini?”, “Mengapa kami harus mempekerjakan anda?”, “Apa yang membedakan anda dari kandidat lain?”)

Ini bukan sebuah undangan untuk membacakan biografi anda. Ini adalah kesempatan anda untuk menarik keluar bagian dari diri anda yang menjual untuk posisi tersebut. Jadi, jika anda menyenangi kota-kota yang anda di Indonesia dan anda senang bepergian, mungkin ini adalah topik yang baik dalam percakapan sebuah wawancara untuk posisi tour guide di Indonesia. Tapi itu menjadi tidak sepantasnya jika anda sedang berbicara tentang pekerjaan di perbankan internasional. Jika anda fasih dalam tiga bahasa dan pernah bekerja di luar negeri, maka fakta-fakta tersebut akan menjadi suatu hal yang baik untuk ditonjolkan dalam wawancara untuk pekerjaan perbankan internasional.

Ceritakan ketika anda gagal dan bagaimana anda bangkit

Mungkin hidup anda sedikit berantakan dari waktu ke waktu, namun hal yang penting adalah anda memilih satu atau beberapa kejadian di mana anda dapat menunjukkan apa yang telah anda pelajari dari pengalaman tersebut. Sebuah contoh klasik di sini adalah anda mengambil tanggung jawab yang terlalu banyak atau setuju untuk melakukan sesuatu dengan jadwal yang tidak masuk akal, menurut pemandu karir dan penulis, Chandlee Bryan. Pemulihan anda bisa berupa bahwa anda saat ini sudah merasa tenang dan sedang meningkatkan perhatian pada apa yang dapat anda selesaikan pada jadwal yang diberikan.

Apa pencapaian terbesar anda?

Jika anda menjawab pencapaian terbesar anda adalah masuk ke universitas atau mendapatkan gelar sarjana, maka anda tidak membedakan dari kandidat lainnya. Kecuali jika anda meraihnya dengan melewati berbagai macam kesulitan, seperti sakit, masalah keluarga atau masalah keuangan. Cobalah untuk mengatakan sesuatu yang berbeda yang membuat anda unik dibanding kandidat lain.

Hal ini juga bukan berarti anda menyebutkan prestasi anda ketika berhasil meraih medali olimpiade atau melakukan tindakan kepahlawanan. Idealnya anda harus menunjukkan bukti keahlian anda yang berhubungan dengan pekerjaan yang anda minati, seperti komunikasi, inisiatif, teamwork, atau mengorganisasi. Contoh: anda berlatih bahasa Jepang selama 3 bulan karena anda akan tinggal di negara tersebut selama beberapa waktu, atau anda mengorganisasi sebuah tim untuk menyelenggarakan sebuah event.

Perubahan apa yang akan anda buat untuk perusahaan kami jika anda kami terima?

Pertanyaan yang satu ini siap-siap membuat anda tersandung dalam berbagai cara, menurut Ford R. Myers, penulis buku ‘Get the Job You Want Even When No One is Hiring’. “Tidak peduli seberapa tenang anda dalam situasi ini, anda adalah orang luar, dan tidak tahu apapun kondisi di dalam perusahaan, ” Myers memperingatkan. “Bahkan jika saran anda baik, anda mungkin telah membuat mereka terlihat seperti orang bodoh, jika mereka tidak melihat hal-hal dengan cara anda. Dan sebaliknya jika anda mengatakan sesuatu yang tidak sejajar dengan budaya perusahaan, maka anda yang terlihat seperti orang bodoh.”

Myers merekomendasikan mengatakan sesuatu seperti ini: “.. saya tidak akan menjadi dokter yang baik jika saya memberikan diagnosa saya sebelum memeriksa pasien. Jadi jika saya diterima, maka saya akan melihat baik-baik pada apa yang sedang terjadi, berbicara dengan banyak orang dan setelah memeriksa seluruh situasi, saya akan datang kepada anda dengan proposal masukan-masukan pada anda, dan bersama-sama kita akan membuat sebuah solusi . “

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 


Terima kasih telah berkunjung di akuinginsukses.com. Jika anda merasa artikel ini sangat bermanfaat, mohon bantu mensharingkan artikel ini di google + dengan mengklik tombolnya dibawah ini. Kami sangat menghargainya. Terima kasih. :)

 

4 comments

1 Max Manroe { 03.23.13 at 3:43 pm }

Sering banget orang grogi ketika wawancara, bukannya tidak bisa menjawab pertanyaan tapi lupa jawabannya karena sudah grogi. Penting juga untuk menjaga agar kita tetap percaya diri ketika diwawancara agar bisa menjawab pertanyaan dengan baik.

2 pulau tidung { 03.24.13 at 6:35 pm }

semoga Q dapat menjadi sukses

3 Pulau Seribu { 07.08.13 at 2:10 am }

kuncinya si harus santai bukan untuk mengatasi hal yang seperti itu

4 Indah { 08.06.13 at 6:44 pm }

terima kasih atas tulisannya, bermanfaat sekali

Leave a Comment