Portal Anda Menggali Inspirasi, Motivasi dan Pengembangan Diri

 


7 Cara Alami Menurunkan Resiko Penyakit Jantung

menurunkan risiko penyakit jantung

Ketahuilah cara untuk menurunkan resiko terkena penyakit jantung secara alami. Tips-tips sederhana berikut serta perubahan gaya hidup dapat memperbaiki kadar kolesterol anda – dan meningkatkan kesehatan anda secara menyeluruh.

1. Mengetahui Kadar Kolesterol Anda

Jangan mengandalkan dokter untuk mengontrol kadar kolesterol anda – catatan medis dokter tidak akan banyak bermanfaat jika tersimpan di laci. Setiap kali anda melakukan tes darah, catatlah angka yang menunjukkan kadar kolesterol anda; tidak ada hal yang lebih memotivasi selain hasil tes laboratorium! Diskusikan bersama dengan dokter anda untuk mengatur tujuan untuk setiap test berikut: tekanan darah, kolesterol LDL, kolesterol HDL, rasio kolesterol (total kolesterol dibagi dengan kolesterol HDL), dan trigliserit.

2. Berhenti Merokok

Jika anda merokok; berhentilah! Merokok menjadikan indicator kesehatan jantung anda menjadi lebih buruk: merokok menyebabkan inflamasi – tidak hanya pada paru paru anda namun inflamasi pada seluruh bagian tubuh anda – yang dapat mengakibatkan aterosklerosis, penggumpalan darah, dan risiko terkena serangan jantung. Dan jika kadar kolesterol, trigliserit, atau tekanan darah anda tinggi, merokok melipatgandakan bahaya yang ada. (Baca juga: 20 Tips Powerful Untuk Berhenti Merokok)

3. Fokuslah dalam Menurunkan Berat Badan

Lemak tubuh menghasilkan dan mensekresi hormone, termasuk inflamasi bahan kimia yang memegang peranan penting dalam pertumbuhan aterosklerosis. Kelebihan berat badan meningkatkan tekanan darah dan kolesterol LDL serta mengurangi kolesterol HDL. Bahkan jika kadar kolesterol, tekanan darah, dan indikator kardiovaskular lain berada pada tingkat yang normal, obesitas dikenal sebagai faktor risiko independen untuk penyakit jantung. Dan setiap berat badan yang anda kurangi dapat membantu. Penelitian menunjukkan bahwa menurunkan 4.5 kg berat badan anda dapat mengurangi kolesterol LDL 5 hingga 8%.

4. Lebih Aktif secara Fisik

Bahkan olahraga ringan dapat membantu memperbaiki kadar kolesterol, trigliserit, dan tekanan darah. Jika anda cukup sehat dan boleh berolahraga, American Heart Association menyarankan anda berolahraga dengan intensitas sedang seperti berjalan kaki, minimal 5 hari dalam 1 minggu. Jika anda belum berolahraga secara rutin (atau bahkan tidak berolahraga sama sekali) selama bertahun-tahun, mulailah secara perlahan: cobalah berjalan kaki selama 15 menit per hari, 5 hari dalam 1 minggu, dan secara bertahap tingkatkan durasi nya menjadi 30 menit setiap hari. (Selalu konsultasikan dengan dokter anda sebelum memulai sebuah program olahraga).

5. Ikuti Program Diet Kesehatan Jantung

Diet jantung sehat berarti menghindari lemak trans, membatasi lemak jenuh, kolesterol, karbohidrat olahan, dan garam; dan menambahkan asupan makanan yang kaya serat, lemak mono-tak jenuh dan omega 3, kalsium, vitamin D, magnesium, dan potassium. Saya tahu anda mungkin jenuh mendengar nasihat untuk mengkonsumsi lebih banyak sayuran dan buah-buahan, namun hal tersebut memang penting, khususnya bagi mereka yang sedang berjuang melawan penyakit kardiovaskular. Orang-orang yang mengkonsumsi 5 porsi atau lebih buah-buahan dan sayuran memiliki risiko terkena serangan jantung dan stroke lebih rendah dibandingkan dengan dengan mereka yang mengkonsumsi kurang dari 3 porsi per hari. Secara spesifik, risiko terkena serangan jantung lebih rendah 15%, dan risiko stroke lebih rendah 30%.

6. Kontrol Gula Darah Anda

Jika anda juga memiliki diabetes, sangatlah penting bagi anda untuk mengendalikan gula darah anda. Gula darah yang tidak terkendali dapat meningkatkan risiko terkena penyakit arteri koroner, serangan jantung, dan stroke, sehingga salah satu bagian dari perawatan jantung anda adalah dengan mengontrol diabetes anda. (Baca juga: Bagaimana Penyakit Kencing Manis Mempengaruhi Jantung Anda)

7. Diskusikan Tingkat Zat Besi dan Tiroid

Meskipun hubungan antara keduanya seringkali disebutkan tidak lebih dari sekedar membahayakan kesehatan jantung, namun waspadalah karena risiko penyakit jantung juga dapat dipengaruhi oleh meningkatnya ferritin (pengukuran tingkat zat besi dalam darah anda), dan kolesterol tinggi dapat menjadi efek samping dari rendahnya tingkat hormon tiroid. Bicarakan dengan dokter anda apakah anda membutuhkan tes tambahan untuk mengukur tingkat zat besi dan tiroid anda.

 

0 comments

There are no comments yet...

Kick things off by filling out the form below.

Leave a Comment

Loading...