Portal Anda Menggali Inspirasi, Motivasi dan Pengembangan Diri

 


9 Kesalahan Tentang Uang Yang Harus Dihindari

uang

Sebagai makhluk ciptaan Tuhan, kita hidup dan dibentuk dari kebiasaan (perilaku-perilaku yang kita lakukan secara berulang-ulang). Begitu juga dengan kehidupan keuangan anda. Kehidupan keuangan anda saat ini, adalah akibat dari perilaku-perilaku yang anda lakukan secara berulang-ulang. Saya disini berbicara tentang kehidupan keuangan yang negatif. Padahal kehidupan keuangan mempunyai dampak yang luar biasa besar terhadap kehidupan anda secara keseluruhan. Banyak sekali orang terperangkap dalam kesalahan-kesalahan keuangan yang sama.

Berita baiknya, jika anda dapat mengenali dan mengeliminasi kesalahan-kesalahan ini, hal tersebut adalah langkah pertama menuju kemandirian keuangan anda.

Berikut adalah kesalahan-kesalahan dalam keuangan yang perlu anda hindari :

1. Pengeluaran Berdasarkan Kata Hati

Sumber hutang pribadi terbesar adalah pengeluaran yang melebihi hal-hal yang anda butuhkan. Jangan pergi berbelanja jika anda sedang merasa bosan di rumah, sebab anda akan membeli barang-barang yang sebetulnya tidak anda butuhkan / jarang anda pergunakan. Jika anda mempunyai kecendrungan untuk selalu menuruti kata hati anda, cobalah untuk membuat rencana yang matang terhadap barang-barang yang memang perlu anda beli dan barang-barang yang perlu anda hindari. Jika anda betul-betul menginginkan sesuatu, anda dapat kembali di lain hari – intinya bersabarlah ketika berbelanja.

2. Tergoda oleh Teknik-Teknik Para Penjual

Perusahaan-perusahaan besar mencoba banyak trik untuk mengajak kita membeli barang-barang yang sebetulnya tidak kita butuhkan. Ya, itulah marketing. Sebagai contoh, jangan tergoda oleh barang-barang yang di-discount sampai dengan 70%; bukan karena barang tersebut sedang sale lalu anda berpikiran harga tersebut adalah harga yang sangat bagus dan anda perlu membelinya. Jangan tergoda oleh promosi membeli 2 gratis 1; sebaliknya lihatlah barang-barang yang anda miliki saat ini, mulailah menghitung berapa banyak dari barang-barang tersebut yang jarang anda pergunakan.

Jika anda merasa tidak nyaman oleh perilaku para salesman, pergilah menjauh segera – Jika anda betul-betul menginginkan barang tersebut, anda bisa datang lagi suatu saat.

3. Tidak Pernah Mengecek Harga yang Lebih Murah

Untuk item-item tertentu seperti asuransi atau hipotek misalnya, perusahan-perusahaan mengambil keuntungan dari loyalitas konsumen dengan memberikan harga yang tinggi. Keengganan konsumen untuk berpindah ke perusahaan lain ini dalam bahasa inggris disebut customer inertia. Sebagai contoh, orang-orang berpikir terlalu banyak birokrasi yang harus mereka lewati jika ingin memindahkan hipoteknya. Padahal jika mereka mau menjalani proses tersebut, yaitu berpindah ke perusahaan hipotek lain yang lebih murah, mereka akan menghemat jumlah uang yang cukup besar. Saya mengambil sebuah perumpamaan : jika anda pergi berbelanja, maukah anda membeli sebuah barang yang sebetulnya mempunyai kualitas yang tidak jauh berbeda, namun memiliki harga 20% lebih mahal?

4. Tidak Memiliki Rencana Dalam Menabung

Memang benar jika di usia 20-an sulit bagi anda untuk menabung, karena biasanya anda telah lepas dari tanggung jawab orang tua dan penghasilan anda habis untuk keperluan hidup sehari-hari. Anda baru bisa mulai menabung setelah penghasilan anda dirasakan cukup. Namun jika saat itu datang, anda menemukan diri anda telah menginjak usia 50-an tanpa tabungan sama sekali.

Menabung memerlukan suatu sikap paksaan pada diri sendiri. Jika anda memaksakan untuk menabung sejak usia dini meskipun jumlahnya tidak terlalu besar, hal tersebut lama kelamaan akan menjadi suatu kebiasaan, dan anda akan lebih produktif kelak. Kondisi keuangan anda pun dijamin akan jauh lebih baik di masa mendatang.

Paksakan minimal 10% dari penghasilan anda disisihkan untuk ditabung.

5. Menjadikan Kekayaan Sebagai Tujuan Hidup

Banyak para milyuner yang memiliki sifat tidak pernah puas. Mereka selalu menginginkan lebih dan lebih. Hal yang paling menyakitkan mereka adalah jika mereka harus membelanjakan uangnya.

Uang dan kekayaan bukanlah suatu hal yang buruk, namun mereka akan menjadi seperti itu jika kita mencintainya melebihi apapun didalam hidup. Hidup bukan hanya tentang mengumpulkan uang, anda perlu menjaga keseimbangan antara uang dan aspek-aspek kehidupan anda yang lain.

6. Membiarkan Uang Merusak Persahabatan

Suatu kesalahan besar jika anda bergantung pada sahabat anda untuk menyelesaikan masalah keuangan yang anda hadapi, apalagi jika anda membuatnya menjadi sebuah kebiasaan. Banyak kasus persahabatan yang hancur hanya gara-gara masalah uang. Jangan nodai persahabatan yang telah anda bangun dengan susah payah dengan urusan pinjam meminjam uang.

7. Tidak Memiliki Catatan Atas Keuangan Anda

Banyak orang tidak mengetahui seberapa banyak uang yang sudah mereka belanjakan atau hutang yang mereka miliki; yang mereka sadari adalah dompet mereka sudah kosong di akhir bulan. Ada baiknya jika anda mulai mencatat pengeluaran-pengeluaran anda sehingga anda bisa lebih mengontrol lagi pos-pos mana yang perlu dihemat.

Kondisi keuangan yang baik dimulai dengan menyadari kondisi keuangan anda saat ini.

8. Memperoleh Penilaian Kredit yang Merugikan

Telat dalam membayar pinjaman ke bank akan membuat anda terkena bunga dan denda, namun sebetulnya masalah yang lebih utama adalah anda akan terkena dampak yang merugikan terhadap penilaian kredit anda (credit rating). Akibatnya anda akan lebih sulit dalam memperoleh kredit di masa mendatang dan hal ini sangat mahal harganya, karena menyangkut nama baik anda.

Saya memiliki seorang rekan yang telah di-blacklist oleh salah satu bank penyedia kartu kredit. Ia saat ini kesulitan mengajukan kredit pemilikian rumah (KPR) ke bank manapun. Kenapa hal ini bisa terjadi? Bank-bank memiliki jaringan yang kuat satu sama lain, sehingga jika anda di-blacklist oleh salah satu bank, maka nama anda akan disebarkan ke bank-bank lainnya.

Sebisa mungkin hindari telat membayar kredit apalagi tidak membayar sama sekali. Jika anda memang mengalami kesulitan, cobalah untuk datang baik-baik ke bank bersangkutan untuk membicarakan masalah keuangan anda.

9. Meminjam Uang Dengan Bunga Yang Tinggi

Jika anda terpaksa meminjam uang ke instansi keuangan, pastikan bahwa anda telah mendapatkan bunga yang terbaik atau rendah. Hindari meminjam uang dengan bunga diatas 17%, apalagi pinjaman dari kartu kredit.

Oke, semoga tips keuangan diatas bermanfaat untuk Anda.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 


Terima kasih telah berkunjung di akuinginsukses.com. Jika anda merasa artikel ini sangat bermanfaat, mohon bantu mensharingkan artikel ini di google + dengan mengklik tombolnya dibawah ini. Kami sangat menghargainya. Terima kasih. :)

 

15 comments

1 Bisma Iskandar { 04.25.12 at 2:40 pm }

Uang memang bukan segala-galanya, hanya saja kita tetap membutuhkan uang untuk membeli segala kebutuhan kita.

2 dessy { 11.09.12 at 12:04 pm }

dengan uang kawan dapat menjadi lawan
maka ada pepatah mengatakan bahwa
uang dapat merebut kerabatmu

3 teguh sabdo { 01.07.13 at 12:19 pm }

maksih banyak atas infonya, semoga saya bisa jad lebih baik dalam hal managemen keuangan pribadi. hehehe,

4 Media Mendatangkan Uang Ke Dalam Rekening { 03.23.13 at 12:29 am }

Insya Allah bermanfaat,.

5 Emoh rukmanah { 04.06.13 at 6:51 pm }

Kadang rasa keakuan,ksombongan,kebablasan yg scara sdar tlh menjrumuskan diri trprosok dilembah hutang..Na udzubillahimindalik…Ampuni hamba MU YA ALLAH..

6 anonymus { 04.08.13 at 7:04 pm }

sebenarnya tujuan kita hidup adalah untuk beribadah kepada ALLAH SWT,,
tetapi untuk beribadah setiap hari juga perlu makan,,
nah, saat ini untuk makan juga butuh uang ,,
maka dari itu bekerjalah dengan niat ibadah,, dan sisihkan sebagian rizqi mu kepada yang membutuhkan ,,

7 Penghasilan 2 Juta Sehari { 06.01.13 at 1:45 pm }

Info yang bermanfaat, thx tuk admin.

8 Rori { 06.28.13 at 10:26 am }

tulisan yang mencerahkan, trims

9 Uang KUno { 07.02.13 at 11:55 am }

Artikel mengenai uang yang sangat baghus, dan bermanfaat…

10 Iis rahma { 07.10.13 at 8:15 pm }

Peribahasa time is money, sudah harus diubah menjadi time is quality.
Kualitas bukan cuma uang, bisa persahabatan, keluarga, dan cinta jd jgn buang kualitas waktu kita percuma^^

thx infonya, kunjungi balik web aku yah.

11 Bagisland { 02.04.14 at 5:51 am }

Terimakasih atas ilmunya, memang uang itu bisa membantu dan bisa merugikan, tergantung bagaimana kita memperlakukannya

12 arjun { 03.08.14 at 1:10 pm }

uang uang dan uang. .strez mkir uang

13 rachman { 03.15.14 at 3:44 pm }

uang harus dicari tapi manusia lebih butuh kebahagiaan yang hakiki

14 SITI NURAINI { 04.12.14 at 2:54 pm }

Uang uang dan uang :)
Kertas yang ajaib.
Semoga cukup dan berkah

15 midi { 04.18.14 at 9:07 am }

uang bukan segala galanya,tp segala galanya pake uang.
uang jg adalah identitas manusia,karena dg bnyknya uang org yg sombong akan semakin kelihatan kesombongannya.
dan dg bnyknya uang,org yg baik akan semakin kelihatan kebaikannya.

Leave a Comment