Category — Kesuksesan
20 Langkah Perubahan Karir yang Sukses

Apakah anda merasa karir anda mentok sehingga anda merasa perlu untuk mengubah karir dan mengganti arah? Terdapat beberapa pemikiran yang akan membantu anda dalam mengambil keputusan berani tersebut, yang dapat mengubah hidup anda.
Namun apakah realistis untuk membicarakan tentang perubahan karir di tengah kondisi ekonomi seperti saat ini? ….. Justru inilah saat yang penting untuk merencanakan karir anda. Jadi ambil kendali pekerjaan anda dan jangan menunggu faktor-faktor eksternal (seperti PHK) yang merubah karir anda.
Anda menginginkan sesuatu yang lebih baik atau sadar bahwa anda memiliki kemampuan lebih, namun anda tidak tahu apa yang harus anda lakukan. Anda sadar bahwa anda siap untuk mengurusi hal-hal yang lebih penting dan hal-hal yang akan memberi anda lebih banyak penghargaan. Sekaranglah waktu yang tepat untuk mengkaji dan melihat potensi anda sebenarnya.
Ciptakan sendiri langkah-langkah yang anda akan ambil untuk melakukan perubahan karir.
Mungkin anda memiliki sejumlah ide untuk karir yang ingin anda lakukan, namun anda belum mendefinisikan ide-ide tersebut secara jelas sehingga anda belum mengambil langkah yang tepat.
Anda perlu menyusun strategi dan rencana kerja. Lalu anda akan tahu apa sasaran anda dan dengan mudah memutuskan langkah anda selanjutnya.
Strategi yang tepat akan memberi anda hasil permanen dan perubahan sesuai dengan yang anda inginkan. Anda tidak ingin mendapati diri anda berada di posisi yang sama dengan posisi anda saat ini bukan? Strategi yang anda susun akan membantu langkah anda dan memperjelas prioritas anda, daripada melakukan hal-hal secara serabutan dan kehilangan waktu anda yang berharga, yang justru akan menyebabkan kebingungan.
Untuk menyusun rencana kerja dan menentukan arah baru, anda harus memikirkan beberapa hal berikut ini. Tujuannya adalah untuk menemukan profesi yang tepat karena anda adalah pribadi yang unik.
Visi, misi, dan tujuan anda: bagaimana anda melihat kehidupan anda, diri anda sendiri, profesi, serta hubungan anda 5 tahun yang akan datang?
Nilai-nilai pribadi anda: hal-hal apa yang memotivasi anda dan hal-hal apa yang penting bagi anda? Sebagai contoh, apakah anda ingin membantu masyarakat dan orang-orang di sekitar anda? Apakah anda menginginkan kekuasaan? Apakah anda menginginkan kreativitas, keragaman, kebebasan, penghargaan, uang, serta rasa aman?
Poin terkuat, bakat dan keahlian anda: kepribadian seperti apa yang anda miliki? Sebagai contoh, anda adalah seorang yang jujur dan antusias. Kenali juga keahlian yang anda miliki selama ini yang sangat berguna dalam aktivitas anda sehari-hari.
Peluang dan sumber atau sumber daya apa yang anda miliki dan anda butuhkan? Apa yang harus anda lakukan untuk memperoleh apa yang tidak anda miliki saat ini? Sebagai contoh, carilah lebih banyak informasi, lakukan penelitian pasar, bergaullah bersama orang-orang yang tepat.
Kehidupan, karir, atau bisnis yang ideal: tanggung jawab seperti apa yang ingin anda ambil? Apakah anda ingin memimpin? Ingin menjalani profesi paruh waktu atau penuh waktu? Apakah anda ingin selalu berada dekat rumah atau selalu bepergian menggunakan transportasi umum? Apakah anda ingin tinggal di daaerah pegunungan? Apakah anda lebih memilih organisasi besar atau bisnis kecil?
Apa yang anda sukai dan hal-hal apa saja yang mahir anda lakukan? Hasrat, minat apa yang memberi anda inspirasi, apa yang anda sukai dan tidak anda sukai? Sebagai contoh, apakah anda mahir menggunakan komputer? Apakah anda suka memperbaiki mesin atau perabot rumah tangga? Apakah anda suka memfoto? Apakah anda mahir matematika? Apakah anda suka membantu orang lain memecahkan masalah? Apakah anda mahir memasak?
Apakah anda suka bekerjasama dengan orang-orang dalam lingkungan kerja anda? Apakah anda lebih suka bekerja dengan orang-orang yang kreatif? Apakah anda lebih menyukai orang-orang yang bersahabat, atau orang-orang yang tetap menjaga profesionalisme dalam hubungan? Apakah anda menginginkan atasan yang berkomunikasi dengan anda secara rutin atau atasan yang memberi anda kebebasan?
Fokuslah pada hal-hal yang anda inginkan. Jika hal tersebut akan membawa anda lebih maju dan mendekati karir yang anda pilih, maka pilihan anda akan memberikan kepuasan serta kesuksesan pada tahun-tahun mendatang.
20 langkah perubahan karir yang sukses
1. Mulailah dengan menganalisa karir anda! Apa yang telah anda capai saat ini? Hal-hal apa yang memotivasi anda dan membuat anda bersemangat dalam pekerjaan anda? Apa tujuan dan ambisi masa depan anda? Apakah anda menggunakan keahlian dan bakat anda hingga optimal? Apakah anda merasakan kepuasan dan komitmen? Hal-hal apa yang penting bagi anda? Apa nilai-nilai pribadi yang anda miliki?
2. Lakukan penelitian pasar terhadap karir baru anda. Sejak anda menemukan apa pekerjaan impian anda, lanjutkan dengan menyelidiki peluang kerja yang tersedia. Bicaralah kepada konsultan karir, pelatih eksekutif, atau headhunter. Kirim daftar riwayat hidup anda pada perusahaan-perusahaan yang menarik minat anda. Bahkan jika tidak ada lowongan yang tersedia pada saat itu, daftar riwayat hidup anda akan dimasukkan dalam database perusahaan dan kemungkinan perusahaan tersebut akan menghubungi anda di masa yang akan datang jika ada posisi yang tersedia.
3. Lakukan analisa keahlian serta bakat anda. Apa kelebihan anda dan hal-hal apa yang harus anda perbaiki? Dari sekian banyak keahlian yang anda miliki, keahlian apakah yang membuat anda memiliki nilai lebih dalam pasar tenaga kerja? Keahlian apa yang bisa anda gunakan dalam posisi lain? Sebagai contoh: jika anda merupakan pakar dalam membina komunikasi serta hubungan dengan orang lain, maka anda bisa menggunakan keahlian anda dalam posisi yang membutuhkan komunikasi dengan konsumen.
4. Temukan mentor. Survey menunjukkan adanya hubungan signifikan antara mentor di tempat kerja dengan pembinaan karir, khususnya bagi wanita.
5. Perkirakan seberapa besar kepuasan anda terhadap profesi anda saat ini? Buatlah catatan mengenai pemikiran anda terhadap permasalahan yang muncul dalam pekerjaan anda dan temukanlah hal-hal yang kerap bermunculan. Aspek-aspek dari pekerjaan apa yang anda sukai dan tidak anda sukai? Apakah perasaan negatif anda mempengaruhi pekerjaan anda, budaya atau orang yang bekerja bersama anda?
6. Benahi minat, nilai, serta keahlian anda melalui berbagai sumber. Ingatlah kesuksesan yang anda miliki dalam pekerjaan anda, proyek apa yang anda selesaikan dengan mudah dan kegiatan bisnis apa yang anda sukai. Tujuan anda adalah untuk mengenali hal-hal yang anda sukai dan keahlian-keahlian apa saja yang anda miliki.
7. Bertukar ide untuk menentukan pilihan karir anda dengan mendiskusikan nilai-nilai dan keahlian dasar anda bersama teman, keluarga dan rekan kerja yang anda percaya ciptakan pula jaringan yang akan memberikan anda nasihat serta bantuan dalam menemukan pekerjaan baru yang sesuai dengan kebutuhan anda.
8. Lakukan penelitian dan studi banding dari beberapa bidang yang anda minati untuk mengenali sasaran yang membutuhkan penelitian lebih dalam. Tujuan anda adalah untuk menemukan bidang apa, perusahaan mana, dan orang mana yang harus anda kejar.
9. Bacalah lebih banyak hal yang anda minati, temukan penelitian dan statistic dan tambahlah jumlah relasi anda.
10. Pelajari hal-hal yang dilakukan oleh 1 hingga 2 orang yang mengerjakan profesi yang anda minati. Habiskan waktu berjam-jam atau berhari-hari untuk melihat bagaimana mereka bekerja dan belajar, sehingga anda tak perlu merasa seperti ikan yang terdampar di daratan jika anda memutuskan mengubah karir anda.
11. Cobalah untuk bekerja sebagai sukarelawan atau pegawai magang terlebih dahulu. Sehingga anda akan melihat seberapa mahir anda akan melakukan dan mempelajari pekerjaan tersebut tanpa mengeluarkan biaya.
12. Temukan kesempatan untuk belajar, yang menghubungkan masa lalu anda dengan profesi anda yang baru. Banyak sekolah swasta dan universitas yang menawarkan kursus bagi para professional.
13. Temukan cara untuk mengembangkan keahlian baru dalam pekerjaan anda saat ini, yang memungkinkan anda membuka jalan bagi perubahan. Jika perusahaan anda dapat menyediakan pelatihan teknologi terbaru atau keahlian tertentu, utarakan minat anda.
14. Pikirkan peran alternatif dalam pekerjaan anda saat ini, yang akan sangat bermanfaat bagi pengetahuan anda. Sebagai contoh, jika anda adalah seorang manajer toko dalam perusahaan retail yang cukup besar dan merasa jenuh dengan jam kerja dan akhir pekan dimana anda harus bekerja, pikirkan untuk melekukan peran lain dalam perusahaan tersebut yang bisa anda lakukan misalkan sebagai perwakilan divisi penjualan dari perusahaan tersebut.
15. Bina hubungan dengan orang-orang yang bisa membantu anda mengubah karir. Langkah penting yang harus anda ambil adalah dengan menemukan orang-orang yang bisa membantu anda menemukan pekerjaan yang anda inginkan. Jika anda serius memikirkannya, anda akan menemukan seseorang yang anda kenal, teman atau kenalan lama yang memiliki hubungan dengan pekerjaan yang menjadi impian anda.
16. Bina hubungan dengan orang yang bisa membantu anda menemukan pekerjaan impian anda dan mintalah surat rekomendasi yang memberikan kepastian bahwa anda adalah orang yang tepat untuk posisi tersebut. Lebih baik lagi, mintalah orang tersebut untuk membicarakan hal-hal baik tentang diri anda dan mintalah ia memberikan dukungannya pada perusahaan tempat anda melamar kerja. Namun berhati-hatilah, jangan sampai bantuan ini terkesan berlebihan.
17. Dapatkan sedikit pengalaman kerja. Bahkan jika anda tidak memiliki pengalaman dalam pekerjaan yang anda inginkan, tidaklah terlambat untuk memperoleh pengalaman kerja. Anda bisa memperoleh pengalaman kerja dengan menemukan pekerjaan yang relevan (meskipun tanpa bayaran). Anda bisa ikut ambil bagian dalam proyek besar yang membutuhkan mitra eksternal atau ambil bagian dalam proyek pemerintah atau program sukarela bagi kaum muda. Anda bisa menemukan pekerjaan semacam itu melalui internet.
18. Sesuaikan ekspektasi anda. Anda harus menyesuaikan ekspektasi anda terhadap kesuksesan terutama jika anda adalah seseorang yang mencari pekerjaan baru agar ekspektasi anda tidak mengecewakan anda. Bahkan bagi seorang Michael Jordan pun, salah satu atlit terbaik dunia, ia harus menerima fakta bahwa ia bukanlah “Air Jordan” ketika ia bermain baseball bersama tim White Sox.
Anda bisa menanjak sangat cepat dalam karir baru anda, namun tentunya ada harga yang harus dibayar. Anda harus membuktikan bahwa anda layak memperoleh posisi tersebut di hadapan para klien, rekan kerja, dan atasan anda. Masa lalu yang cemerlang tidak menjamin masa depan yang lebih baik.
19. Manfaatkan keahlian dan pengalaman anda. Meskipun anda memutuskan untuk mengambil karir yang benar-benar baru, tetap menjadi fakta bahwa banyak pekerjaan membutuhkan keahlian yang sama. Kita tidak tinggal di masa lalu dimana seseorang tidak bisa menjadi petani, tukang besi, lalu pelaut.
Kebanyakan pekerjaan, terlepas dari apapun perusahaannya, memerlukan beberapa keahlian dasar seperti penjualan, komunikasi, dan manajemen waktu. Jika anda berhasil dalam beberapa bidang tersebut maka hampir dapat dipastikan bahwa anda dapat meraih kesuksesan dalam semua jenis pekerjaan. Dan anda harus secara konsisten bahwa anda memang bisa melakukannya dengan memanfaatkan pengalaman anda.
20. Percayalah pada diri anda sendiri. Tersenyumlah, tingkatkan rasa percaya diri anda dan kejarlah impian anda! Jika anda tidak melakukannya, tidak ada seorang pun yang akan melakukannya untuk anda.
Kesimpulan
Sebagai kesimpulan, terdapat 3 langkah yang harus anda ikuti untuk melakukan perubahan karir dengan suskses. Langkah pertama adalah dengan mendapatkan rekomendasi yang membukakan peluang bagi anda. Kedua, dengan meningkatkan keahlian dan pengalaman yang anda peroleh dari pekerjaan anda sebelumnya. Dan langkah ketiga berasal dari diri anda sendiri; untuk mengembil peluang yang muncul di hadapan anda dan lakukan yang terbaik. Jangan ragu. Anda bisa melakukannya!
February 4, 2010 4 Comments
Bagaimana Membuat Tugas Sulit Menjadi Mudah

Foto oleh Troop 353 Scouts
Kita seringkali menghadapi tugas yang ‘menyeramkan’, dan yang tak kalah sering kita malah menundanya. Di sisi lain kita justru sibuk mengecek email yang masuk, padahal kita baru mengeceknya 5 menit yang lalu, dengan harapan ada email penting yang memerlukan perhatian kita segera. Sangatlah kontras. Ada tugas yang membutuhkan penanganan segera sementara kita malah menunggu tugas lain yang belum tentu ada.
Jika anda tidak pernah merasakannya, mungkin anda tahu seseorang yang berlaku seperti ini.
Ini sebetulnya adalah masalah yang umum yang sering kita hadapi di pekerjaan sehari-hari. Kita berusaha menghindari tugas-tugas yang sulit karena kita takut untuk menghadapi/menjalaninya.
Pertanyaan yang sering menghantui adalah :
1. Bagaimana jika saya menyerah di tengah jalan?
2. Bagaimana jika saya tidak dapat melakukannya sendirian?
3. Bagaimana jika saya malah tampak bodoh melakukan tugas tersebut?
4. Bagaimana …..
5. Bagaimana ….. dst.
Pertanyaan-pertanyaan yang negatif ini dapat membunuh motivasi anda seketika bahkan orang-orang yang kuat sekalipun, khususnya jika pertanyaan-pertanyaan tersebut tertanam lama di dalam diri orang-orang itu.
Dibawah ini adalah sebuah konsep yang bisa anda gunakan jika anda menghadapi sebuah tugas yang sulit :
Lakukan saat ini juga.
Ini sama halnya ketika anda harus mencuci piring karena pembantu pulang kampung. Semakin anda menundanya, semakin banyak piring yang harus dibersihkan dan semakin malaslah juga anda. Loncatlah dari sofa malas anda sekarang juga dan mulailah segera.
Percayalah hukum momentum …… wah apa lagi tuh hukum momentum?
Untuk mempermudahnya saya akan menjelaskan dengan contoh, yaitu ketika anda mendorong sebuah mobil. Awalnya pasti sangat berat sekali mendorong sebuah mobil yang sedang dalam posisi diam. Namun sekali mobil tersebut bergerak, dorongan anda akan semakin ringan dan lama kelamaan anda bisa mendorongnya dengan sangat cepat.
Saya paling sering merasakan hukum momentum ini ketika akan menulis sebuah artikel. Wah, rasanya setiap kali akan menulis malas sekali untuk memulainya. Namun ketika saya mulai menulis, rasanya tidak dapat dihentikan, sampai kadang-kadang lupa bahwa saya sudah mengetik selama 2-3 jam.
Sekali anda memulainya, anda juga kemudian dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan anda.
Memecah tugas tersebut menjadi beberapa tugas kecil akan tampak lebih mudah untuk dikerjakan.
Pisahkan bagian-bagian yang sulit dari bagian-bagian yang mudah.
Setiap tugas selalu mempunyai bagian yang sulit dan bagian yang mudah. Ketika anda dapat memisahnya menjadi 2 bagian, anda dapat melakukan tugas tersebut sesuai dengan mood anda. Katakan saja, anda bekerja dengan energi 1000% saat pagi hari, maka pilihlah bagian yang sulit untuk anda kerjakan di pagi hari. Jika energi anda mulai berkurang di siang hari, mulailah kerjakan bagian-bagian yang mudahnya.
Nikmati tantangan yang dihadapi.
Tugas-tugas yang sulit umumnya dihindari karena penderitaan atau tekanan mental yang mungkin timbul. Anda begitu khawatir bagaimana jika anda nanti frustasi, marah-marah atau sedih. Sisi baiknya, mengetahui perasaan-perasaan ini adalah langkah pertama yang baik dalam membangun kekuatan emosi anda.
Teman saya pernah bercerita, sebelum memiliki anak, kesabarannya sangat minimal. Namun setelah memiliki 2 anak, dia memiliki kesabaran seperti seorang pertapa. Saya terkagum dengan tingkat kesabarannya ketika dia meminta anaknya dengan lembut untuk berhenti menangis sementara dia sedang berbicara di telepon.
Anda dapat memanfaatkan tugas-tugas sulit tersebut untuk melatih anda menjadi lebih sabar dan lebih rileks. Jadikanlah ajang pengembangan diri setiap tugas-tugas yang dihadapi.
Bayangkan bagaimana tugas tersebut akan membantu membentuk masa depan anda.
Apakah seorang Rudi Hartono dapat menjuarai 7 kali All England karena melewati latihan-latihan yang ringan?
Apakah seorang Andrie Wongso dapat menjadi top speaker terkenal di Indonesia karena melewati perjuangan yang mudah?
Ya, tugas-tugas sulitlah yang akan membentuk karakter anda sehingga anda bisa menjadi seseorang yang anda inginkan di masa depan nanti.
Jadi bergembiralah jika anda mendapatkan tugas-tugas yang sulit. Tanpa tugas-tugas yang sulit, anda tidak akan pernah berkesempatan untuk mengeluarkan kemampuan anda sepenuhnya dan kelak anda akan menjadi orang yang biasa-biasa saja.
Temukan seseorang yang dapat membantu anda.
Mungkin anda trauma dengan tugas-tugas sulit yang sebelumnya pernah anda hadapi. Anda merasa bahwa sepertinya anda tidak dapat melakukan tugas tersebut sendiri. Itulah mengapa menemukan seseorang yang dapat membantu anda sangat penting untuk kesehatan emosi anda.
Temukan seseorang yang memiliki kekuatan/kelebihan yang berbeda dengan anda, sehingga anda bisa saling mengisi dengan rekan anda tersebut.
Tanyalah pada diri anda sendiri, “Apakah saya orang yang tepat untuk tugas tersebut?”
Ada beberapa tugas yang tidak cocok dengan kemampuan anda. Anda tidak bisa menjadi orang yang serba bisa untuk apapun. Jika saat ini anda menjadi seorang karyawan dan anda seringkali diberikan tugas/proyek yang tidak anda suka, anda harus segera melakukan perubahan. Diskusikan dengan atasan anda, jika tidak memungkinkan anda mendapat tugas yang anda sukai, pertimbangkan untuk mencari pekerjaan lain. Ingat ungkapan ini : “Do What You Love. Love What You Do”, agar anda bisa sukses dalam karir anda.
Diskusikan pemikiran anda dengan orang lain.
Salah satu keuntungan anda melakukan tugas sulit adalah pengetahuan yang akan anda terima. Cobalah mendiskusikan pengetahuan tersebut dengan orang lain, entah itu lewat blog, forum, telepon atau bertatap muka langsung. Anda akan menyukai reaksi dari para pendengar anda.
January 13, 2010 No Comments
7 Tips Oprah Untuk Menciptakan Kehidupan yang Luar Biasa

Foto oleh ycvibe
Pertama-tama, saya ingin mengucapkan Selamat Tahun Baru 2010 bagi para pembaca Aku Ingin Sukses. Semoga tahun ini memberikan lebih banyak berkah dan kesuksesan dibanding tahun yang lalu. Dan bagi anda yang telah mengikrarkan resolusi untuk tahun 2010, semoga dapat terlaksana dan tercapai lebih baik dibanding tahun 2009.
Para pembaca yang budiman, di awal tahun ini, saya ingin memberikan sesuatu yang sangat spesial untuk anda. Kali ini saya akan membawakan artikel tentang Oprah Winfrey. Artikel ini merupakan rangkuman tips dari Oprah Winfrey yang sangat luar biasa. Saya yakin jika anda mengikutinya, anda pun akan memiliki kehidupan yang luar biasa, kehidupan yang anda inginkan. (Mungkin anda ingin melihat juga artikel sejenis 5 Tips Arnold Schwarzenegger Untuk Memiliki Kehidupan yang Anda Inginkan, yang saya tulis kurang lebih satu setengah bulan yang lalu)
*****
Berikut ini adalah beberapa tips dari Oprah yang memberikan banyak manfaat bagi saya.
“Jika anda ingin hidup anda lebih bermakna, anda harus mengubah pola pikir anda.”
“Bagi setiap orang yang mencapai kesuksesan, kesuksesan tersebut diraih karena ada seseorang yang menunjukkan jalannya.”
1. Pertahankan Fokus Anda di Tempat yang Tepat
“Bersyukurlah atas segala hal yang anda miliki; dan anda akan memiliki lebih banyak lagi. Jika anda berkonsentrasi pada ada yang tidak anda miliki, anda tidak akan pernah berkecukupan.”
Tips ini merupakan tips sederhana yang dapat memiliki pengaruh yang lebih besar dalam hidup anda; lebih besar dari yang anda bayangkan. Anda memiliki sebuah bagian yang disebut Sistem Aktivasi Retikular (SAR) dalam pikiran anda. SAR dapat membantu anda karena ketika anda memfokuskan pikiran anda pada sesuatu, sistem ini akan mulai mencari bukti-bukti dari pemikiran anda. Dan karena anda hanya bisa memfokuskan diri pada sebagian hal saja, apa yang menjadi fokus anda menjadi sangat penting. Bahkan jika anda merubah fokus anda, hal ini akan merubah dunia anda secara radikal.
Ketika anda memfokuskan diri pada apa yang anda miliki dan mensyukurinya atau memfokuskan diri pada hal-hal yang anda inginkan, hal-hal ini akan mulai menjadi kenyataan dalam hidup anda. Hal-hal tersebut sebenarnya sudah ada si sekitar anda selama ini. Namun anda hanya bisa melihatnya jika anda merubah fokus anda. Jika anda memfokuskan diri pada apa yang tidak anda miliki, SAR anda akan membantu anda menemukan bahwa anda memang tidak memiliki hal-hal tersebut.
Dengan bersyukur dan menghargai hal-hal yang anda temui setiap hari tidak akan mengubah mood anda yang cenderung negatif menjadi positif secara instan. Namun setidaknya anda bisa memiliki lebih banyak informasi mengenai apa yang anda inginkan atau solusi atas hal-hal yang anda coba selesaikan. Satu atau dua reminder; sebagai contoh catatan kecil di lemari es anda, dapat membantu anda untuk tetap fokus pada tempat yang tepat di kehidupan sehari-hari.
2. Definisikan Ulang Arti Kata Kegagalan
“Saya tidak percaya akan kegagalan. Bukanlah kegagalan jika anda menikmati prosesnya.”
“Lakukan satu hal yang menurut anda tidak bisa anda lakukan. Jika anda gagal, cobalah lakukan lagi. Lakukan lebih baik pada percobaan kedua. Orang yang tidak pernah terjatuh adalah orang yang tidak pernah mengambil risiko. Ini adalah saatnya. Ambil kesempatan ini dan lakukan!”
“Saya percaya salah satu risiko terbesar dalam kehidupan adalah tidak adanya keberanian untuk mengambil risiko.”
Salah satu penyebab yang menghambat orang-orang dalam meraih impian mereka adalah rasa takut gagal. Namun seperti yang sudah tertulis, kegagalan bisa menjadi pengalaman berharga yang akan membantu anda. Faktanya, tanpa kegagalan anda tidak akan pernah mempelajari hal-hal yang anda butuhkan untuk mencapai kesuksesan yang anda impikan. Jadi, daripada anda melihat kegagalan sebagai sesuatu yang menakutkan, definisikan ulang arti kata kegagalan dalam pikiran anda sebagai suatu proses pembelajaran. 2 tips lain yang bisa anda gunakan untuk menghadapi kegagalan adalah :
- Ciptakan mental yang ‘berlebih’. Mental ‘kekurangan’ mengatakan bahwa anda selalu memiliki kekurangan. Mental ‘berlebih’ mengatakan bahwa anda selalu memiliki kelebihan. Selalu ada tujuan yang bisa anda raih, peluang bisnis untuk ditemukan, dan tanggal-tanggal penting untuk anda isi dengan kegiatan bermanfaat. Jika tujuan anda meleset, belajarlah dari pengalaman anda. Jangan biarkan kegagalan menjatuhkan semangat anda. Gunakan tips pertama dari artikel ini dan fokuslah kembali pada hal-hal yang ingin anda capai. Fokuslah pada ‘kelebihan’ yang ada. Tips ini tidak hanya membuat anda lebih berani dalam mengambil risiko, namun juga untuk mengurangi perasaan-perasaan negatif yang ada pada diri anda. Rasa takut gagal biasanya merupakan hasil pemikiran anda sendiri karena anda selalu merasa ‘kekurangan’.
- Fokuslah pada prosesnya. Maksud dari tips ini adalah anda harus memfokuskan diri pada apa yang sedang anda kerjakan. Anda tidak memikirkan hasil yang mungkin anda peroleh jika anda tetap fokus pada apa yang sedang anda kerjakan. Anda memisahkan diri anda dari hasil yang bisa anda raih. Fokuskan pikiran anda pada pekerjaan anda. Anda tidak perlu berpikir bagaimana anda bisa gagal, mengecewakan diri anda sendiri atau mencapai kesuksesan. Anda tidak perlu memikirkan bagaimana anda mengecewakan, menghibur atau memikirkan pandangan orang lain terhadap diri anda. Fokuslah pada pekerjaan anda sehingga apa yang anda kerjakan bisa menjadi lebih menyenangkan meskipun anda akan mengalami hambatan dan kegagalan.
3. Anda Memberi Makan Rasa Takut Anda
“Apapun yang anda takuti sebenarnya tidak memiliki kuasa atas anda – rasa takutlah yang menguasai diri anda.”
Rasa takut umumnya adalah perasaan yang muncul dari pikiran yang anda beri makan dengan energi yang anda miliki. Jika anda menerima rasa takut dan menghadapi rasa takut tersebut, maka anda berhenti memberi makan rasa takut anda dan rasa takut tersebut akan lenyap.
Jadi, kuncinya adalah untuk menerima rasa takut anda. Dengan menerima apa adanya rasa takut tersebut, anda akan berhenti memberi makanan pada perasaan tersebut. Salah satu cara untuk melakukan hal ini adalah dengan mengikuti emosi anda, lalu lakukan hal yang anda takuti tersebut. Dengan mengikuti emosi anda, anda melepaskan atau setidaknya melemahkan perasaan-perasaan negatif yang menahan anda untuk melakukan sesuatu. Dengan bertindak, pikiran anda akan mendapatkan bukti bahwa apa yang anda takuti sebenarnya tidak menakutkan seperti yang ada di pikiran anda.
4. Lakukan Hal yang Benar
“Inti dari integritas adalah melakukan hal yang benar, terlepas dari apakah orang lain mengetahui anda melakukannya atau tidak.”
Poin ini sangatlah menarik. Namun bagaimana anda melakukannya? Bagaimana anda tetap mengerjakan hal yang benar ketika tidak ada seorang pun yang memperhatikan dan memeriksa anda? Tentunya saya tidak memiliki jawaban yang lengkap untuk pertanyaan tersebut, namun saya menemukan 2 hal berikut:
- Buatlah aturan untuk diri anda sendiri. Jika anda ingin tetap melakukan hal yang benar maka anda harus memperhatikan peraturan yang ada dan nilai-nilai yang ditetapkan oleh orang-orang disekitar anda. Anda harus memahami diri anda dan apa yang anda ingin lakukan. Jika anda mengikuti peraturan orang lain maka anda akan bertanggung jawab kepada orang yang membuat peraturan tersebut. Dan akan lebih mudah bagi anda untuk berbuat curang atau melakukan kesalahan ketika tidak ada yang memperhatikan anda. Namun jika anda membuat aturan untuk diri anda sendiri maka anda sendirilah yang bertanggung jawab. Jika anda bisa bertanggung jawab terhadap diri anda sendiri, akan lebih mudah bagi anda untuk melakukan hal yang anda rasakan benar secara konsisten.
- Jangan bergantung pada validasi eksternal. Jika anda bergantung pada validasi eksternal – pendapat dari orang-orang yang mengatakan bahwa anda melakukan pekerjaan dengan baik, dll. – maka akan sulit bagi anda untuk melakukan sesuatu sesuai dengan aturan main anda. Secara konsisten anda akan mencari tahu validasi orang lain dan beradaptasi sesuai dengan pendapat orang lain. Dan jika anda bergantung sepenuhnya pada pendapat orang lain maka anda akan lebih mudah tergoda untuk berbuat curang atau berhenti melakukan hal yang benar ketika tidak ada yang mengawasi anda; karena tidak ada yang akan memuji anda.
5. Anda Menuai Apa yang Anda Tanam
“Satu hal yang saya yakini adalah apa yang anda berikan akan kembali pada diri anda sendiri.”
Nasihat ini merupakan nasihat klasik, dan saya percaya nasihat ini sangat tepat. Orang cenderung untuk beradaptasi dan memberikan respon. Mereka memperlakukan anda seperti anda memperlakukan mereka. Namun akhir-akhir ini saya mulai berpikir tentang bagaimana hal ini bekerja melalui cara lain.
Saya berpendapat bahwa apa yang anda lakukan terhadap orang lain merupakan perwujudan dari bagaimana anda memperlakukan diri anda sendiri. Jika anda menyalurkan banyak hal-hal negatif ke sekeliling anda maka anda juga memberikan hal-hal yang sama bagi diri anda sendiri. Untuk sementara, mungkin anda merasa baik-baik saja jika anda menggunjingkan atasan anda. Namun saya percaya bahwa hal-hal negatif yang anda temukan di sekeliling anda disebabkan oleh sikap semacam ini. Hal ini mungkin tidak berhubungan langsung dengan apa yang anda katakan atau lakukan. Namun nampaknya anda tidak bisa menyakiti orang lain tanpa menyakiti diri anda sendiri.
Semakin banyak hal-hal negatif yang keluar dari dalam diri anda, semakin buruk pula perasaan anda dalam kehidupan sehari-hari; semakin sering anda akan melakukan sesuatu secara berlebihan dan merasakan kesedihan yang tiba-tiba muncul begitu saja. Mungkin karena anda mengeluarkan begitu banyak hal-hal negatif maka SAR anda akan memfokuskan diri pada hal-hal negatif yang anda jumpai dalam kehidupan sehari-hari anda.
6. Lupakan Masa Lalu, Hiduplah di Masa Sekarang
“Ambil nafas, lepaskan, dan ingatkan diri anda bahwa saat ini merupakan waktu yang anda miliki dengan pasti.”
Salah satu hal terbaik yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan kepribadian anda adalah dengan melupakan apa yang sudah terjadi; jangan memikirkan hal-hal negatif yang terjadi di masa lalu anda terlalu lama. Namun bagaimana anda akan melakukannya?
Saya berhasil menemukan beberapa tips yang sangat berguna. Tips berikut bekerja dengan baik dan akan bekerja dengan lebih baik seiring dengan berjalannya waktu dan saya menjadi lebih ahli dalam menerapkan tips tersebut.
Tips pertama adalah tanyakan pada diri anda sendiri: “Apa manfaatnya bagi saya?” sepanjang hari atau ketika anda merasakan pikiran-pikiran negatif bermunculan dalam pikiran anda. Apa manfaat yang saya akan peroleh ketika saya memikirkan pikiran-pikiran ini?
Saya sering menyadari bahwa memikirkan hal-hal yang negatif tidaklah bermanfaat bagi saya. Pikiran-pikiran negatif atau mengulang kembali memori negatif berulang ulang dalam pikiran anda tidak akan bermanfaat bagi anda. Ya, anda mungkin bisa mendapatkan kepuasan sendiri – seperti perasaan bahwa anda menjadi korban atau dengan membenci seseorang dan merencanakan balas dendam. Namun yang sebenarnya anda lakukan betul-betul membuang waktu dan energi anda.
Anda telah membaca tips kedua: fokuslah pada apa yang anda inginkan dan fokuslah pada kelimpahan daripada kekurangan.
Tips ketiga adalah belajar untuk menghabiskan lebih banyak waktu di masa sekarang atau pada proyek masa depan yang anda rencanakan daripada menghabiskan waktu mengingat-ingat masa lalu. Dan cara terbaik dan terpraktis untuk menerapkan tips-tips tersebut telah tertulis pada bagian awal artikel ini.
7. Segala Hal yang Terjadi Berada Dalam Kendali Anda
“Setiap dari kita bertanggung jawab atas kehidupan kita sendiri – bukan orang lain.”
Ketika kita muda, orang lain bertanggung jawab atas kehidupan kita. Menurut pendapat saya, salah satu tanda kematangan adalah jika seseorang bertanggung jawab 100% atas kehidupannya sendiri. Namun, tetap masih ada perasaan dimana kita menginginkan orang lain untuk bertanggung jawab atas kehidupan kita.
Salah satu contoh yang sering terjadi dalam kehidupan nyata adalah saat orang mencari ‘obat mujarab’, daripada memegang kendali dan mengambil tanggung jawab atas kehidupan mereka sendiri, serta bekerja selangkah demi selangkah untuk mencapai tujuan. Ada kebutuhan akan buku, program, obat, atau sesuatu yang bisa kita beli untuk menghilangkan masalah yang kita hadapi. Sama seperti ketika ayah atau ibu memecahkan masalah anda.
Saya tidak berkata bahwa saya tidak pernah mencari ‘obat mujarab’ tersebut. Mungkin setiap orang harus melalui fase tersebut dalam hidupnya. Namun saya merasa bahwa ketika anda berhenti mencari hal-hal semacam itu, maka anda berada di jalan yang akan membawa anda mencapai hasil yang lebih baik daripada hasil yang anda peroleh dari ‘obat mujarab’ tersebut.
Mengapa? Anda menyadari bahwa anda harus berada di belakang kemudi dan memegang kendali. Dan ketika anda berhenti mencari ‘obat mujarab’, anda akan menjadi lebih fokus. Anda menyadari bahwa tidak ada buku yang bisa memberikan anda lebih banyak ilmu. Anda menyadari bahwa anda harus bertindak dan menciptakan kehidupan sesuai dengan keinginan anda.
Dan sekarang, buku-buku yang anda beli menjadi berguna karena anda berhenti melihat buku-buku tersebut sebagai ‘obat mujarab’ yang akan menyembuhkan anda, namun anda melihatnya sebagai panduan yang menuntun anda selama perjalanan.
Itulah tips-tips luar biasa dari Oprah, semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Berikut ada satu buku referensi dari Oprah dengan judul ”The New World” (“Dunia yang Baru”) karangan Eckhart Tolle. Bagi anda yang berminat, anda bisa mencarinya di toko buku Gramedia.
January 3, 2010 16 Comments
