Portal Anda Menggali Inspirasi, Motivasi dan Pengembangan Diri
Random header image... Refresh for more!

Category — Keuangan

10 Cara Efektif Mengurangi Hutang-Hutang Anda

hutang

Foto oleh freedom debt relief

Apakah anda harus segera melunasi hutang-hutang anda yang menumpuk dan mengurangi pengeluaran bulanan anda? Pemotongan pengeluaran biasanya sangat tidak mengenakkan, sebagai contoh : menghemat penggunaan bensin dan listrik. Namun jika anda telah melakukan metode-metode yang sederhana tersebut, dan masih memerlukan penghematan pengeluaran, berikut ini adalah beberapa daftar yang dapat membantu anda. Akan tetapi, seperti telah saya sebutkan, cara-cara dibawah ini mungkin sangat tidak mengenakkan.

1. Tinggallah sementara bersama orang tua anda (relatif)

Yup, anda mungkin akan sedikit tidak nyaman tinggal bersama orang tua anda, namun hal tersebut masih tidak seberapa jika anda harus mengeluarkan biaya sewa rumah sampai dengan 2 juta sebulan. Hidup sendiri mungkin akan membuat anda sangat bebas, namun itu harus dibayar juga dengan harga yang tidak murah. Biaya sewa yang biasanya anda keluarkan setiap bulan, dapat anda tabung atau pergunakan untuk mencicil hutang-hutang anda yang menumpuk.
Ini pun berlaku bagi anda yang sudah menikah. Anda dapat tinggal sementara waktu bersama orang tua / mertua anda, sampai anda cukup mampu untuk menyewa atau menyicil rumah.
Tetapi sekali lagi, poin pertama ini adalah relatif. Jika anda memang harus tidak tinggal bersama orang tua / mertua, anda tidak perlu memaksakan. Anda hanya perlu memangkas pengeluaran yang lain seperti akan saya jelaskan di poin-poin berikutnya.

2. Bersepeda ke tempat kerja

Biaya transport ke tempat kerja termasuk salah satu post yang dapat anda pangkas. Kita mungkin merasa bahwa biaya transport termasuk bagian yang tidak terpisahkan dari pengeluaran kita. Namun, jika jarak tempat kerja anda kurang dari 10km, mengapa anda tidak mencoba menggunakan sepeda. Memang akan sangat tidak nyaman ketika hari sedang hujan, tetapi bersepeda memiliki beberapa keuntungan : biaya yang sangat rendah dan tidak ada pajak yang harus dibayarkan. Bersepeda pun membuat kita tetap fit tanpa harus mengeluarkan uang untuk pergi ke tempat olahraga. Di beberapa kota anda dapat menemukan bahwa bersepeda ke tempat kerja akan lebih cepat dibandingkan menggunakan mobil atau angkutan umum.

3. Berhenti minum minuman beralkohol / kopi

Berhenti minum minuman beralkohol / kopi bukan hanya baik untuk kesehatan mental dan fisik anda, tetapi juga baik untuk keuangan anda. :) Banyak orang menghabiskan cukup banyak uang hanya untuk minuman tersebut tanpa mereka sadari. Dahulu saya banyak mengkonsumsi kopi, namun setelah maag saya mengalami gangguan akhirnya saya mulai mengurangi. Saat ini dalam 1 minggu saya mengkonsumsi paling banyak 2 cangkir kopi.
Jika anda tidak dapat berhenti, setidaknya kurangilah. Suatu ketika anda akan terkejut dengan perkembangan baik kesehatan fisik, mental maupun keuangan anda.

4. Memasak sendiri

Membeli masakan di luar adalah cara yang paling cepat dan mudah untuk mendapatkan makanan. Akan tetapi, biaya yang dikeluarkan juga dapat dengan cepat membengkak. Meskipun anda tidak setiap hari membeli, anggap saja 4x dalam seminggu dengan harga misalnya Rp.30.000,- per satu kali beli. Dalam 1 bulan anda akan mengeluarkan biaya sebesar Rp.480.000,- …. koq jadi seperti belajar matematik ya? … :)
Lagi pula memasak sendiri akan jauh lebih bersih dan sehat dibandingkan anda membeli masakan di luar.

5. Tutup kartu kredit anda.

Kartu kredit memang membuat pengeluaran menjadi lebih mudah. Yah untuk itulah kartu kredit ada. Dengan kartu kredit, anda tidak akan berpikir tidak memiliki uang selama 1 bulan ke depan. Memang jika anda sudah terbiasa hidup dengan kartu kredit, anda akan sedikit tidak nyaman jika tidak menggunakannya. Namun hal tersebut akan membuat perbedaan yang besar dalam penghematan uang anda.

6. Jangan membeli TV

Wah, sepertinya saya bisa mati berdiri jika hidup tanpa TV :) , tetapi tahukah anda TV dapat menghemat pengeluaran anda jutaan, puluhan bahkan ratusan juta setahun? Ah, mana mungkin sebanyak itu?
Oke, ini sedikit analisa saya :
- Berapa pemakaian listrik yang harus anda bayar setiap bulannya? (ini memang masih tergolong kecil)
- Jika ada berlangganan TV kabel, berapa yang harus anda bayar setiap bulannya?
- Ini yang paling memangkas pengeluaran anda tanpa anda sadari : berapa yang anda keluarkan setiap bulannya untuk membeli barang-barang karena pengaruh iklan TV? Sebagai contoh : saya waktu itu pernah tidak sengaja melihat iklan menu baru Pizza Hut di TV. Akhirnya saya pergi bersama keluarga untuk mencicipi dan malah ketagihan menu tersebut. Repot jadinya. :)

7. Juallah mobil anda

Mobil adalah lambang kebebasan, kemandirian dan ….. status. Namun mobil juga tergolong sebagai pemboros uang. Bukan hanya bensin, tetapi juga asuransi, pajak dan tentu saja biaya perawatannya, yang kadang-kadang dapat menghabiskan 5 sampai 10 juta jika mengalami kerusakan.
Tetap ada kehidupan tanpa memiliki mobil : cobalah menumpang teman anda, angkutan umum atau seperti telah saya sebutkan diatas, bersepeda.

8. Tamballah baju anda

Dibandingkan anda membeli baju baru, mengapa anda tidak mencoba memperbaiki baju yang lama terlebih dahulu.

9. Cobalah tantangan Rp. 25.000,- sehari

Dapatkah anda bertahan hanya dengan Rp.25.000,- sehari? Ide ini mungkin terdengar sangat tidak mengenakkan. Namun, cobalah setidaknya selama 1 minggu. Hal ini akan mengajarkan anda untuk hidup hemat. Dengan membiasakan memegang sedikit uang, anda akan menemukan apa yang penting untuk dibeli dan apa yang tidak.

10. Berliburlah di kebun belakang anda

Maksud saya bukan betul-betul kebun belakang, tetapi mengapa anda menghabiskan Rp.20 juta untuk berjalan-jalan di luar negeri sementara di Indonesia pun masih banyak tempat-tempat berlibur eksotik yang belum pernah anda kunjungi dan masih bisa anda nikmati. Dengan berlibur di negeri sendiri, bukan saja anda dapat menghemat uang tetapi juga anda bisa terhindar dari penyakit-penyakit negara tujuan, seperti flu babi atau sejenisnya.

Oke para pembaca yang budiman, jika ada saran-saran saya yang sepertinya tidak masuk akal atau ada dari anda yang menganggap terlalu ekstrim, saya harap ‘ditelan saja’. :) Anda tidak harus melakukan semuanya, anda bisa memilih beberapa atau salah satu dari saran-saran diatas, atau malah jika anda tidak mempunyai masalah dengan keuangan, anda tidak perlu melakukannya. Kesepuluh poin diatas hanyalah cara bagaimana anda dapat menghemat pengeluaran anda. Jika anda mempunyai cara lain dan ingin berbagi bersama pembaca yang lain, silahkan berkomentar di kolom komentar.

October 21, 2009   14 Comments

5 Hal yang Tidak Boleh Anda Lakukan

tidak boleh

Foto oleh christopherdale

Saya yakin anda sudah sering membaca artikel tentang hal-hal yang seharusnya anda lakukan untuk memiliki kehidupan yang positif, seperti: berolahraga teratur, makan makanan yang sehat, membaca buku, meditasi, dan masih banyak lagi. Namun, bagaimana dengan hal-hal yang seharusnya anda tidak lakukan? Dibawah ini anda akan menemukan 5 hal yang saya sarankan anda jangan lakukan :

1. Jangan Melakukan Pinjaman yang Buruk

Sebelum saya menjelaskan apa itu pinjaman yang buruk, saya akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai pinjaman yang baik.
Pinjaman yang baik adalah ketika anda mempergunakannya untuk berinvestasi yang akan menambah nilai, seperti pinjaman untuk pendidikan atau pinjaman untuk bisnis. Pinjaman untuk pendidikan baik karena pendidikan akan meningkatkan kemampuan anda. Pinjaman untuk bisnis baik karena jika pinjaman tersebut dikelola dengan benar, bisnis anda akan menghasilkan omzet dan profit yang baik juga untuk anda.
Robert Kiyosaki, pengarang buku laris ”Rich Dad/Poor Dad”, menambahkan bahwa melakukan pinjaman untuk membeli properti adalah merupakan keputusan yang tepat karena properti mempunyai kecendrungan untuk naik harganya.

Pinjaman yang buruk adalah ketika anda mempergunakannya untuk konsumsi, seperti membeli mobil, pakaian, berlibur, dsb., dimana semua hal ini tidak akan menambah nilai dan malahan suatu saat nanti hal-hal tersebut akan menjadi tidak ada harganya. Jika anda tidak memiliki cukup uang, kecuali sudah sangat mendesak, jangan mempergunakan uang pinjaman. Bunga pinjaman yang tinggi jika tidak terbayar akan terakumulasi dengan sangat cepat. Eistein pernah berkata, ”Kekuatan yang paling besar di alam semesta adalah bunga yang berlipat ganda.” Jika anda mengkonsumsi pinjaman, maka kekuatan tersebut akan mulai menyerang anda.

2. Jangan Menaruh Semua Telur Anda Dalam Satu Keranjang

Salah satu hal terpenting yang dipelajari dalam pelajaran-pelajaran perencanaan keuangan manapun adalah tentang penyebaran resiko. Maksudnya, anda harus mendistribusikan/memecah investasi anda ke beberapa sumber untuk mengurangi tingkat resiko kerugian. Sebetulnya pelajaran ini bukan hanya berlaku untuk perencanaan keuangan saja, namun juga hidup secara keseluruhan.

Coba anda pikirkan bahwa hidup anda ditopang oleh beberapa pilar. Ini bisa berupa karir, keuangan, kesehatan, hubungan dengan pasangan, hobi, ikatan keluarga, komunitas sosial, dll. Jika ada dari pilar ini mengalami gangguan, anggap saja anda kehilangan pekerjaan atau anda ribut besar dengan pasangan, anda masih memiliki pilar lain yang masih menopang anda dalam hidup. Dengan kata lain, apa yang akan terjadi jika anda hanya menggantungkan hidup pada 1 pilar dan pilar tersebut bermasalah?

3. Jangan Menyia-nyiakan Kekuatan Anda

Anda menyia-nyiakan kekuatan yang anda miliki ketika anda membiarkan orang lain meremehkan anda, ketika anda membiarkan orang lain membuat keputusan untuk anda atau ketika anda menyalahkan orang-orang dan lingkungan sekitar anda.

Bayangkan jika anda setiap hari mendapatkan sejumlah koin untuk diinvestasikan. Koin-koin ini mewakili waktu anda, energi anda, perhatian anda dan fokus anda.
Jika anda membiarkan orang lain menghalangi anda dari usaha mengejar tujuan-tujuan anda karena mereka menganggap anda tidak cukup kuat, atau tidak cukup pintar, atau tidak cukup berpengetahuan, maka anda baru saja memberikan beberapa koin anda pada orang tersebut.
Jika anda menyalahkan atasan anda karena anda belum saja mendapat promosi sehingga anda tidak mempunyai cukup uang untuk membeli mobil baru, maka anda baru saja memberikan beberapa koin anda pada atasan anda.

Akan menjadi sebuah keputusan yang bijak jika dalam usaha mengejar tujuan-tujuan anda tersebut, anda menginvestasikan koin-koin anda dengan cara tidak mempedulikan kata-kata orang yang meremehkan anda, justru menjadi pembakar semangat anda untuk membuktikan pada mereka bahwa kata-katanya adalah salah.
Akan menjadi sebuah keputusan yang bijak juga jika dalam usaha anda membeli mobil baru, anda mencari sumber penghasilan lain. Sehingga anda akan mendapat mobil baru dengan tidak peduli anda diberi promosi atau tidak.

4. Jangan Terlalu Serius Dengan Hidup Anda

Meskipun dalam artikel-artikel saya sebelumnya, saya seringkali memberi semangat pada anda dalam mencapai tujuan-tujuan anda, penting sekali diingat bahwa ada kehidupan lain disamping tujuan besar anda. Anda harus menjalani kehidupan dengan seimbang, bukan hanya sekedar terpaku memikirkan mimpi-mimpi anda. Jangan bekerja terlalu keras untuk mengejar promosi, sehingga anda melupakan waktu untuk berlibur, bermain dengan anak-anak anda di akhir pekan, dan melakukan hobi-hobi anda. Jika anda berminat, anda bisa mendapatkan ebook ‘Bagaimana Menjaga Keseimbangan Dalam Hidup’ di menggapai-impian.com, yang merupakan bonus ebook jika anda membeli buku yang utama.

5. Jangan Menyerah Pada Mimpi-Mimpi Anda

Saya yakin anda sudah menangkap maksud judul diatas, sehingga saya tidak perlu menjelaskan terlalu banyak lagi. ;)
Seperti kata Norman Vincent Peale : “If you want to get somewhere you have to know where you want to go and how to get there. Then never, never, never give up.”

July 22, 2009   10 Comments

Bagaimana Mengatasi Kekhawatiran di Tengah Krisis Ekonomi?

takut dan khawatir

Foto oleh ia7mad

Krisis ekonomi yang bermula dari Amerika Serikat dan sekarang melanda dengan cepat ke seluruh dunia memang sangat mengkhawatirkan sebagian besar orang. Banyak perusahaan yang gulung tikar, tidak terkecuali perusahaan-perusahaan berkaliber dunia, seperti Northern Rock, Fannie Mae dan Lehman Brothers.

Bagaimana kita harus bersikap menghadapi krisis ekonomi global ini? Saya sendiri memilih untuk tidak menghamburkan energi saya dengan memikirkan hal tersebut terlalu dalam. Saya menyadari jika saya fokus pada ketakutan atau kekhawatiran saya, maka saya akan merasakan ketakutan yang lebih mendalam lagi. Saya lebih memfokuskan energi saya pada hal-hal yang bisa meningkatkan produktivitas diri.

Sebelum saya membagi pada Anda bagaimana kita harus bersikap, ada 2 hal yang perlu diperhatikan :
Pertama, ketahuilah bahwa ada banyak hal yang diluar kekuasaan kita, maksud saya adalah kita tidak bisa melakukan apapun untuk merubah hal tersebut, contohnya saja : cuaca, masa lalu, orang lain dan situasi ekonomi. Biasanya kekhawatiran atau ketakutan muncul karena kita terlalu memikirkan hal-hal tersebut. Coba anda ingat-ingat lagi kejadian terakhir yang membuat anda merasa khawatir. Apakah kejadian tersebut diluar kekuasaan anda?
Kedua, ketahuilah bahwa kita selalu mempunyai pilihan, saya tegaskan sekali lagi disini: kita selalu mempunyai pilihan. Kita mungkin merasa kita tidak mempunyai pilihan, tetapi yang sebetulnya terjadi adalah kita tidak ingin menghadapi pilihan karena biasanya faktor harga diri atau tidak mau susah.

Baiklah, berikut ini adalah beberapa tips bagaimana kita harus bersikap :

1. Fokuslah pada hal-hal yang bisa anda kendalikan

Ketahuilah bahwa tubuh dan pikiran anda adalah sesuatu yang bisa anda kendalikan. Anda dapat memilih untuk memfokuskan energi pada hal-hal yang lebih bermanfaat untuk anda, contohnya : anda dapat memilih untuk lebih memikirkan kesehatan anda daripada hanya stress memikirkan kondisi ekonomi yang memburuk.

2 . Kurangilah mengkonsumi berita

Saya tidak bermaksud mengatakan bahwa membaca koran atau menonton berita di TV tidak penting. Maksud saya begini, coba anda ingat-ingat kapan terakhir anda membaca atau menonton berita yang mengangkat semangat anda atau bercerita tentang kedamaian. Menurut pengalaman saya jarang sekali terjadi, apalagi berita tersebut diletakkan di halaman depan, rasanya tidak mungkin, karena berita semacam itu tidaklah ‘menjual’. Berita yang ‘menjual’ adalah berita yang berisi konflik, perang, gosip, penderitaan dan ketakutan, karena memang berita semacam itulah yang dapat dengan cepat mempengaruhi emosi kita. Perusahaan media massa memang harus melakukan strategi semacam itu, karena itulah nilai jualnya, jika tidak mereka akan bangkrut.
Mengurangi konsumsi berita sangat penting untuk menjauhkan kita dari rasa khawatir dan takut. Saya sendiri sudah mengurangi membaca koran dan menonton TV, hanya berfokus pada hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan saya dan hiburan (humor).

3. Bersyukur

Coba anda renungkan pertanyaan ini. Apa hal terpenting dalam hidup anda? Untuk hal-hal apa saja anda berterima kasih? Siapa saja yang anda cintai? Lebih bagus anda bisa menuliskannya diatas kertas, tutup mata anda dan bayangkanlah jawabannya. Rasakanlah perasaan syukur tersebut. Lakukan hal ini secara rutin.
Saran saja, akan jauh lebih baik jika anda bisa lebih mensyukuri hal-hal yang bersifat non materi. Saya pribadi menyadari bahwa hal-hal non materi jauh lebih penting dibandingkan materi, seperti kesehatan dan hubungan, karena kalaupun saya kehilangan materi tetapi dengan kesehatan dan hubungan yang baik, saya bisa meraihnya kembali.

4. Berhentilah menyebarkan kekhawatiran atau ketakutan

Maksud tulisan diatas adalah berhentilah mengeluh tentang ekonomi yang sulit, berhentilah menyebarkan berita tentang krisis tersebut pada teman-teman anda dan berhentilah berbicara tentang krisis. Mulailah melakukan tindakan-tindakan yang dapat anda kendalikan. Andaikata kebutuhan dasar anda sedang terancam saat ini (seperti : kehilangan pekerjaan atau tempat tinggal), ambil tindakan segera dan secara besar-besaran, seperti mengirimkan surat lamaran ke banyak perusahaan, menghubungi teman-teman anda untuk menanyakan lowongan kerja, mencari-cari di internet tentang pekerjaan, dsb. Pokoknya apapun yang bisa anda lakukan, lakukanlah semua dengan segera dan pantang menyerah.

5. Segala sesuatu akan berbalik ke asalnya

Anda tidak sendiri. Semua menghadapi masalah yang sama. Sejarah telah membuktikan bahwa segala sesuatu akan berbalik ke asalnya, seperti krisis ekonomi Indonesia tahun 1997. Ekonomi Indonesia saat ini telah jauh lebih baik dibandingkan sebelum tahun 1997. Meskipun tetap dampak krisis ekonomi dunia tetap terasa di negara kita. Saya pribadi optimis bahwa krisis ini akan berhasil dilewati. Yang bisa kita lakukan saat ini adalah bertahan dan ambil semua tindakan yang diperlukan, seperti memperketat pengeluaran, meningkatkan produktivitas kerja dsb.

6. Perkuat aset anda

Sehubungan dengan hal-hal yang dapat kita kendalikan seperti yang telah saya jelaskan diatas, saat krisis adalah saat yang paling tepat kita meningkatkan kemampuan diri kita. Lihatlah segala hal yang bisa kita pelajari untuk menambah kemampuan (skill) kita. Jangan pernah berhenti untuk belajar. Percayalah ketika krisis ini berakhir, anda akan lebih siap dalam menghadapi tantangan ke depan.

7. Menyiapkan dana cadangan

Bagi anda yang saat ini tidak sedang bertarung untuk memenuhi kebutuhan dasar anda, prioritaskan untuk memiliki dana cadangan. Bukan berarti karena kita saat ini sedang dalam krisis, tidak penting membentuk dana cadangan. Persiapan tetap harus kita lakukan untuk menghadapi segala kemungkinan setelah krisis ini berlalu. Kebiasaan menabung harus kita galakkan sepanjang hidup kita. Percayalah anda akan menuai hasilnya suatu saat nanti.

8. Fokuslah pada hal-hal yang menguntungkan anda

Jangan berfokus pada hal-hal negatif yang menimpa anda seperti : pemotongan gaji, tidak mendapatkan bonus, omzet penjualan yang menurun dsb. Fokuslah pada hal-hal yang bisa menguntungkan anda, seperti misalkan :
- Harga bensin yang turun
- Harga saham yang rendah
Saya sendiri bukan pemain saham, saya hanya ingin berbagi dari artikel Warren Buffet yang saya baca. Beliau mengatakan bahwa saat ini adalah saat yang tepat untuk membeli saham. Mudah-mudahan bermanfaat.
- Mengurangi konsumsi dan berjalan-jalan akan mempunyai efek memperbaiki mental boros kita. :)

9. Pilihlah untuk berbahagia

Memilih untuk berbahagia bukan berarti kita tidak peduli terhadap masalah-masalah di sekeliling kita ataupun memaksakan senyum di wajah kita, akan tetapi kita berfokus pada hal-hal indah yang dapat memberikan kita kesenangan, membuat kita tersenyum dan berterima kasih atas kehidupan ini, sebagai contoh : anda dapat bermain-main dengan anak anda, pergi mendaki gunung, memancing dsb. Anda bisa membaca juga artikel saya sebelum ini : 9 tips untuk hidup lebih bahagia.
Ketahuilah bahwa setiap hari kita dikelilingi oleh hal-hal yang dapat membuat kita bahagia. Seperti halnya ketakutan dan kekhawatiran, menikmati kebahagiaan adalah sebuah pilihan. Manakah yang akan anda pilih? Kekhawatiran atau kebahagiaan?

February 10, 2009   9 Comments