Category — Mengatasi Stress
Bagaimana Tetap Termotivasi Untuk Menyelesaikan Apa Yang Telah Anda Mulai

Foto oleh Mark
Pasti ada satu alasan mengapa banyak orang sering berhenti menyelesaikan suatu proyek atau tugas mereka, entah itu tugas kecil atau besar, pada titik-titik tertentu. Mungkin mereka merasa tugasnya sangat menumpuk atau sangat sulit untuk dikerjakan sehingga mereka frustasi dan stress. Akhirnya mereka berhenti mengerjakannya atau setidaknya mereka berpikir untuk berhenti.
Saat mereka frustasi, otomatis akan tercipta suatu penghalang dalam diri mereka yang menyebabkan motivasi mereka untuk tetap melanjutkan pekerjaan terganggu. Antusiasme mereka yang tinggi saat mereka melakukan tugas tersebut pertama kali akan turun dengan sangat drastis dan kemungkinan mereka berhenti menyelesaikan tugas di tengah jalan sangatlah besar.
Apakah yang biasanya mereka sering lakukan di saat seperti itu?
Mereka akan berjalan dengan menyeret kakinya, membuat kopi dan ketika bertemu dengan seseorang yang ‘tepat’, mereka akan menghabiskan beberapa menit untuk melakukan pembicaraan satu arah, mengeluh tentang proyek atau tugas yang sedang mereka kerjakan. Mungkin secara tidak sadar anda pernah mengalaminya.
Ketika mereka telah selesai mengeluh, mereka segera kembali pada tugasnya dan berpikir dengan penuh keraguan dan kebencian, bagaimana mereka dapat menyelesaikan pekerjaan mereka tersebut.
Daripada anda jatuh pada keadaan yang lebih sulit lagi dan menambah frustasi anda, saya akan mencoba berbagi 5 cara bagaimana anda tetap produktif dan termotivasi untuk menyelesaikan apa yang telah anda mulai serta antusias terhadap apa yang anda kerjakan:
1. Pecahlah tugas anda menjadi beberapa bagian kecil.
Anda hanya perlu membagi tugas anda (break down) menjadi bagian-bagian yang lebih kecil agar lebih terkendali. Sebagai contoh: anda memiliki target pribadi untuk membuka sebuah usaha. Jika yang terpikirkan oleh anda hanya membuka tempat usaha dengan segera, maka anda bisa-bisa frustasi di tengah jalan. Yang perlu anda lakukan adalah membagi tugas anda tersebut menjadi tugas-tugas yang lebih kecil, seperti : survei lokasi, mencari supplier, mengurus perijinan, mencari pegawai, membeli perlengkapan usaha dan melakukan aktivitas promosi. Bukankah terlihat menjadi lebih mudah?
Dengan membagi tugas anda menjadi tugas-tugas yang lebih kecil, akan membuat pekerjaan anda juga menjadi tidak membosankan. Ketika anda berhasil menyelesaikan satu tugas kecil, anda akan merasa terpuaskan dan gembira. Secara psikologi ini merupakan modal berharga untuk melangkah ke tugas kecil berikutnya.
Tetapi sebelum anda melanjutkan ke tugas berikutnya, ada baiknya anda memberikan penghargaan untuk diri anda sendiri, misalkan membeli secangkir kopi starbucks atau apapun yang bisa memanjakan anda untuk merayakan pencapaian yang telah anda lakukan.
Ketika perayaan tersebut berakhir, kembalilah pada pekerjaan anda dan mulai melakukan tugas kecil anda berikutnya. Saya yakin mood anda saat itu akan sangat berbeda. Anda akan lebih produktif dan lebih termotivasi dalam bekerja. Di satu sisi anda akan berusaha mencari lagi penghargaan-penghargaan berikutnya.
2. Manfaatkan efek bola salju.
Coba anda temukan bagian dari tugas anda yang yang paling menyenangkan dan mulailah dari sana. Anda akan dengan mudah dan cepat menyelesaikan pekerjaan tersebut. Mungkin anda pernah mendengar tips mengerjakan soal ujian : mulailah dari yang mudah terlebih dahulu, tinggalkan dulu yang soal-soal yang sulit. Jika anda hanya berkutat pada soal yang sulit, anda akan stress dan kehabisan waktu, sementara masih banyak soal yang belum dikerjakan. Prinsip ini pun sama digunakan dalam menyelesaikan tugas atau proyek anda.
Ketika anda selesai mengerjakan bagian dari tugas yang menyenangkan, secara tidak sadar anda telah selangkah lebih maju menuju penyelesaian tugas atau proyek anda. Hal ini tentu saja akan meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi anda untuk menyelesaikan tugas-tugas berikutnya yang lebih sulit. Ketika anda berhasil kembali menyelesaikan, rasa percaya diri anda semakin tinggi lagi. Inilah yang disebut efek bola salju.
3. Hindari mengerjakan banyak tugas sekaligus.
Beberapa orang memiliki sifat ingin cepat menyelesaikan pekerjaannya. Sifat ini sebetulnya baik, namun yang kurang baik adalah jika hal itu dipraktekkan dengan melakukan banyak tugas secara serentak. Saya pun dulu suka melakukan kebiasaan yang kurang baik seperti ini. Akhirnya tidak ada pekerjaan yang terselesaikan, justru memakan waktu yang lebih lama. Rasa-rasanya superman pun tidak bisa menyelesaikan tugas-tugasnya dengan sekaligus.
Fokuslah pada apa yang sudah ada di depan mata anda. Selesaikan tugas anda satu per satu. Saya jamin anda akan lebih produktif, tingkat motivasi anda akan terus meningkat (seperti telah saya sampaikan pada point 1 dan 2), serta anda akan menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat.
4. Beristirahat dan bersenang-senanglah
Ada satu saat dimana motivasi anda menurun dan anda merasa tidak bersemangat. Mungkin anda telah melalui hari-hari yang panjang dan melelahkan, atau tugas yang tersisa begitu beratnya untuk diselesaikan dan memakan waktu yang sangat banyak. Anda bukanlah robot, oleh karenanya saya sangat menyarankan anda untuk meninggalkan pekerjaan sementara waktu.
Lakukanlah hal-hal yang menyenangkan, seperti menonton bioskop, pergi ke restoran favorit, chatting, atau berkumpul bersama dengan sahabat-sahabat anda.
Tujuannya disini adalah mengalihkan perhatian anda dari tugas-tugas anda serta mengurangi stress/frustasi yang anda rasakan. Jadi ketika anda melakukan hal-hal yang menyenangkan tersebut, jangan terpikirkan mengenai tugas-tugas yang belum terselesaikan. Betul-betul lupakan total! Ketika anda kembali pada tugas anda, saya yakin anda akan lebih santai, segar dan termotivasi untuk melanjutkan.
5. Beristirahatlah sejenak.
Beristirahat lagi? Ya, namun kali ini adalah istirahat sejenak. Setelah anda bekerja selama 40-45 menit, ambillah break ringan selama 3-5 menit. Disarankan anda sedikit menjauh dari area kerja anda.
Penelitian mengatakan bahwa setelah anda bekerja selama 40-45 menit, otak anda cenderung lelah atau melambat. Mungkin kondisinya tidak memungkinkan anda untuk menunda atau meninggalkan pekerjaan. Namun intinya adalah ketika anda merasa sangat lelah atau anda sudah tidak dapat fokus lagi, beristirahatlah sejenak. Lakukan peregangan, minum segelas air putih, atau berjalan-jalan mencari udara segar. Anda akan mendapatkan energi tambahan secara instan, sehingga anda akan termotivasi dan bersemangat untuk melanjutkan kembali pekerjaan anda.
Jadikanlah 5 hal ini menjadi bagian dalam hidup anda. Jika anda dapat melakukannya secara konsisten, saya rasa anda akan lebih produktif, lebih antusias, lebih termotivasi dan memiliki rasa kepuasan diri yang tinggi.
April 29, 2009 8 Comments
Kurangi Stress di Pagi Hari dengan 10 Langkah Sederhana

Foto oleh igelhase
Jika kita gagal mengatur waktu, pagi hari dapat menjadi bagian yang paling stress dari seharian waktu yang kita jalani. Banyak dari kita sering terburu-buru di pagi hari dalam persiapan berangkat kerja atau sekolah. Sebetulnya tidak harus seperti ini. Dengan sedikit pengelolaan waktu yang baik, hal ini bisa dihindari.
Berikut adalah 10 langkah untuk mengurangi tingkat stress anda di pagi hari :
1. Buatlah persiapan di malam hari secara rutin.
Siapkan pakaian yang hendak anda pakai di esok hari, jangan menaruh kunci motor/mobil sembarangan – taruhlah di tempat khusus, rencanakan sarapan pagi anda dengan menu yang bergizi, dsb. Tindakan-tindakan sederhana ini saya pikir tidak akan memakan waktu anda lebih dari ½ jam setiap malamnya dan ini saya yakin akan mengurangi sebagian besar kepeningan anda setiap pagi.
2. Rencanakan apa yang akan anda lakukan.
Setiap malam, tulislah agenda-agenda penting esok hari yang harus anda lakukan seharian penuh. Ketika anda menulis, jauhkan perasaan khawatir yang menghantui pikiran anda : bagaimana kalau ini, bagaimana kalau itu. Tuliskan saja rencana-rencana anda dan pukul berapa anda akan melakukannya.
3. Hilangkan segera hal-hal menjengkelkan yang sudah anda ketahui.
Jika alarm jam anda mengeluarkan suara yang mengerikan, pisau cukur elektrik anda sering melukai kulit, mobil/motor anda sulit distarter di pagi hari … segera perbaiki dan hilangkan faktor-faktor penyebab stress ini dari kehidupan anda. Jika anda telah mengetahui hal-hal tersebut sering menjengkelkan anda, tidak ada alasan bagi anda untuk menunda-nunda memperbaiki masalah tersebut.
4. Istirahat yang baik di malam hari.
Pastikan anda cukup tidur setiap malamnya. Tentukan jam berapa anda akan mulai masuk ke kamar tidur anda. Jumlah waktu tidur yang disarankan untuk orang dewasa adalah 7 jam sehari. Jika memungkinkan aturlah suhu kamar tidur anda, jangan sampai anda tidur dalam keadaan kedinginan atau kepanasan. Suhu kamar yang baik adalah antara 18 – 25 derajat celcius.
Jika anda meminum kopi, aturlah waktu minum kopi anda. Jangan sampai anda terlalu sore mengkonsumsinya, sehingga anda akan kesulitan tidur di malam hari. Efek kafein dari kopi bekerja setelah 5-6 jam anda mengkonsumsinya.
5. Bangunlah ½ jam lebih awal.
Waktu ½ jam dapat membuat perbedaan yang mencolok antara anda menjalani pagi hari dengan tenang atau terburu-buru. Selama anda memiliki waktu istirahat yang cukup, bangun ½ jam lebih awal bukanlah hal yang sulit dan anda akan terbiasa dalam beberapa hari ke depan. Gunakan waktu ½ jam ini untuk melemaskan otot-otot anda, mandi air hangat, sarapan pagi dengan tenang dan melakukan hal-hal lain di luar dugaan.
6. Minumlah segelas air putih setelah bangun tidur.
Tubuh kita tersusun dari 60 – 70% cairan. Jadi air adalah komponen yang sangat penting dan anda tidak boleh sampai terkena dehidrasi (kekurangan cairan). Jika anda kekurangan cairan maka darah anda akan mengental dan hal ini mengakibatkan jantung anda memompa darah 2 x lebih keras. Efeknya anda dapat terkena kelelahan baik mental maupun fisik.
Ketika anda tidur panjang di malam hari, tubuh anda akan kekurangan cairan, sehingga penting sekali ketika anda bangun, anda langsung meminum banyak air putih.
7. Lakukan pelemasan otot-otot anda selama 5-10 menit di pagi hari.
Apakah anda merasa sedikit terhuyung-huyung/pening ketika anda bangun? Jangan takut, ini adalah hal yang normal. Yang harus anda lakukan adalah membantu melancarkan aliran darah anda, sebagai transisi dari keadaan tubuh yang kaku setelah anda tidur.
Lakukan pelemasan-pelemasan seperti menarik kedua tangan anda keatas kemudian menggerakkannya kekiri dan kekanan, menarik lutut anda, berjinjit, dsb. (saya yakin anda mengetahui gerakan-gerakan dasar senam pagi). Anda juga dapat melakukan sit-up atau push-up jika menginginkan.
8. Dengarkan musik dan mandilah air hangat.
Musik dapat mempengaruhi pikiran secara positif, sehingga akan memotivasi anda. Pilihlah lagu-lagu yang membuat anda merasa ceria dan bersemangat sambil anda melakukan aktivitas di pagi hari.
Sementara mandi air hangat adalah sebuah pengalaman yang dapat membuat anda merasa tenang di pagi hari dan membuat badan anda menjadi enteng.
9. Rapihkan tempat tinggal anda.
Aturlah penempatan-penempatan barang dalam rumah anda sedemikian rupa sehingga anda mengetahui persis dimana letak barang-barang milik anda. Taruhlah kembali pada tempatnya barang-barang yang sudah anda gunakan. Sehingga jika anda hendak menggunakannya, anda tidak perlu mencari kesana-kemari yang dapat membuat anda menjadi stress.
10. Bagi anda yang mengendarai mobil/motor, jangan pulang ke rumah dengan kondisi bensin yang hampir kosong.
Mengisi bensin setelah anda selesai beraktivitas bukanlah hal yang sulit bukan? Tetapi mengapa banyak orang menunda melakukannya? Mungkin karena alasan ingin segera sampai di rumah atau kondisi tubuh anda yang sudah sangat lelah sehingga malas mampir ke pompa bensin.
Dengan kesibukan di pagi hari ditambah anda harus mampir terlebih dahulu ke pompa bensin, anda dapat terlambat memulai aktivitas anda, dan tentu saja hal ini bukan awal yang baik.
Selalu periksa tingkat kekosongan bensin anda saat perjalanan pulang dan isilah bensin anda segera, jangan menunda.
Hidup ini sangatlah singkat, aturlah waktu anda dengan efektif. Mungkin akan ada beberapa pengecualian, namun kesepuluh langkah diatas akan sangat membantu anda mengatasi sebagian besar stress di pagi hari dan …. kelak anda akan lebih banyak mengucapkan syukur.
April 7, 2009 15 Comments
5 Alasan Mengapa Anda Harus Banyak Tersenyum

Foto oleh Emiraty
Tersenyum adalah suatu tindakan yang paling mudah, paling sederhana, paling murah dan paling menyenangkan di dunia.
Seringkali kita melupakan tindakan ini dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita merasa sudah terlalu letih oleh kerjaan yang menumpuk, membayar tagihan-tagihan atau kasir toko yang menyebalkan ketika tadi berbelanja.
Para pembaca yang budiman, simaklah berikut ini 5 alasan mengapa anda harus banyak tersenyum :
1. Anda akan mendapatkan lebih banyak kebahagiaan
Cobalah paksakan diri anda untuk tersenyum selama 30 detik mulai dari sekarang. Lakukan pula ketika anda mengalami kemalangan. Dengan membiasakan tersenyum, tidak peduli bagaimana perasaan anda saat itu, di dalam tubuh anda akan terjadi reaksi-reaksi kimia yang dapat membuat anda merasa bahagia.
Cobalah dan rasakan perbedaannya.
2. Senyuman dapat merubah keadaan anda
Jika anda merasa putus asa, marah atau bosan, sebuah senyuman akan mengubah keadaan emosi anda menjadi lebih positif. Dan sebuah keadaan yang positif tidak hanya membuat hidup anda lebih menyenangkan tetapi juga membuka segala kemungkinan lain dalam pikiran anda. Anda akan melihat dunia dengan cara yang berbeda melalui lensa kebahagiaan. Dari situ anda dapat mulai membangun sederetan tindakan yang positif dan berinterasksi dengan banyak orang setiap harinya.
3. Senyuman dapat mengubah keadaan orang lain
Jika anda berjalan ke dalam sebuah ruangan atau menuju ke sebuah toko dengan senyuman di wajah anda, akan membuat semuanya berbeda. Semua orang akan berbalik tersenyum pada anda. Hal ini akan banyak membantu mencairkan setiap ketegangan atau kekakuan yang ada. Interaksi anda akan lebih terbuka, santai dan penuh dengan kegembiraan.
4. Tersenyum? Apa ruginya?
Ketika memilih antara mengerutkan dahi, ekspresi kosong atau tersenyum, tampaknya pilihan terakhir adalah pilihan yang paling produktif dan positif, bukankah demikian? Seringkali anda lupa untuk tersenyum atau mungkin anda tidak terlalu suka untuk tersenyum. Tapi jika anda berusaha untuk menggunakan senyuman anda sesering mungkin, anda lama-kelamaan akan mempunyai kebiasaan yang baru, kebiasaan yang jauh lebih positif. Jika anda termasuk orang yang selalu memperhitungkan untung rugi untuk segala hal, cobalah pertanyaan ini, ‘apa ruginya anda tersenyum?’
5. Lebih mudah untuk tersenyum daripada melakukan yang sebaliknya
“Dibutuhkan tujuh puluh dua otot untuk berkerut, tetapi hanya tigabelas otot untuk tersenyum.”
- Anonim -
Jadi sebetulnya anda menggunakan jauh lebih sedikit otot ketika tersenyum dibandingkan saat anda mengerutkan dahi atau memasang muka marah. Dengan membiasakan diri untuk tersenyum, maka otot tersenyum anda akan menjadi lebih kuat daripada otot untuk mengerutkan dahi anda, sehingga lama kelamaan anda akan lebih mudah untuk tersenyum daripada melakukan hal yang sebaliknya.
April 1, 2009 29 Comments
