Aku Ingin Sukses header image

Efek Negatif Mengumpulkan Barang-Barang Tidak Berguna

barang tidak berguna

Foto oleh gemgirlart

Inilah salah satu kebiasaan buruk sebagian besar orang : mengumpulkan barang-barang yang sebetulnya sudah tidak diperlukan lagi.

Pernahkah anda masuk ke sebuah rumah dengan banyak tumpukan barang dimana-mana? Buku, koran, kardus, maupun kantong plastik dengan isi yang tidak jelas memenuhi ruangan dalam rumah tersebut. Atau mungkin anda pernah berkunjung ke salah satu kos teman anda dengan kondisi yang sama, sehingga untuk duduk pun anda rasanya sulit?
Apakah yang anda rasakan saat itu? Saya yakin anda akan merasakan ketidaknyamanan.

Atau anda justru termasuk ke dalam kelompok pengumpul barang-barang yang sudah tidak diperlukan lagi? Jika memang demikian, saya sangat menyarankan anda untuk segera melakukan perubahan.
Kenapa? Karena mengumpulkan barang-barang yang tidak diperlukan lagi hanya akan membuat rumah, pikiran dan kehidupan anda berantakan. Rumah yang tak teratur merupakan simbol dari pemikiran yang tak teratur. Barang-barang tersebut akan mengganggu anda secara emosional dan anda semakin berpikiran semrawut.

Saya pernah mengunjungi salah satu rumah kawan saya, yang kebetulan berlangganan koran. Di salah satu sudut rumahnya saya melihat tumpukan koran yang tingginya sudah mencapai langit-langit. Saya bertanya kepadanya untuk apa mengoleksi koran sebanyak itu. Dia mengatakan ingin mengklipping artikel-artikel yang ia suka.
Kira-kira setahun kemudian saya berkunjung ke rumahnya kembali, saya melihat tumpukan korannya bertambah lagi menjadi beberapa baris. Saya bertanya bagaimana dengan artikel-artikel yang ia koleksi. Dia menjawab belum sempat.

Fenomena semacam ini banyak dijumpai. Mungkin anda merasa sayang membuang suatu barang, meskipun anda sendiri tahu bahwa barang tersebut sudah tidak berfungsi lagi bagi anda, dengan dalih siapa tahu barang ini suatu saat dapat digunakan kembali. Atau mungkin anda pernah membeli barang dari sebuah toko dan sampai saat ini anda belum pernah membukanya. Mungkin juga laci-laci anda penuh dengan barang-barang yang pecah, dan lemari pakaian yang penuh dengan baju kuno yang tidak pernah dipakai lagi.

Tidak ada alasan yang kuat sebetulnya mengumpulkan barang-barang yang sudah tidak diperlukan lagi, seperti : kadaluwarsa, pecah, tidak bagus lagi, jelek atau tidak dapat dibersihkan lagi.

Jika anda perhatikan kehidupan orang-orang sukses melalui biografi atau artikel-artikel tentang dirinya, mereka adalah orang yang memiliki kemampuan luar biasa dalam memangkas barang-barang yang sudah tidak diperlukan lagi. Mereka mampu memisahkan barang yang penting dari barang yang tidak penting.

Kurangilah secara berkala barang-barang yang sudah tidak terpakai. Akan ada efek melegakan yang muncul dari memangkas barang-barang tersebut. Anda memiliki ruang yang lebih luas di rumah anda dan anda membuang perasaan sesak yang datang dari tumpukan barang yang memenuhi semua tempat. Tidak perlu anda memiliki rumah atau perabotan rumah tangga dengan gaya minimalis untuk mempunyai perasaan seperti itu. Cukup periksa laci lemari anda, lemari pakaian anda, di atas lemari, sudut-sudut rumah anda dan dibawah ranjang anda. :)


Email this post Email this post

Related posts:

  1. 7 Kebiasaan Manusia yang Sangat TIDAK Efektif
  2. Apa Saja Hal-Hal Yang Tidak Dapat Dibeli Dengan Uang?
  3. 5 Hal yang Tidak Boleh Anda Lakukan
  4. Mengapa Anda Tidak Perlu Khawatir Dengan Kegagalan?
  5. Inilah Alasan Kenapa Anda Selalu Dililit Hutang

8 Comments on “Efek Negatif Mengumpulkan Barang-Barang Tidak Berguna”

  1. #1 Fadly Muin
    on May 7th, 2009 at 5:25 pm

    Saya Setuju dengan apa yg anda uraikan. intinya hidup lebih bermanfaat..

  2. #2 Arswino Sonata
    on May 7th, 2009 at 8:34 pm

    Halo Mas Fadly, senang melihat Mas mampir kembali.
    Terima kasih atas komentarnya Mas. :)

  3. #3 mashengky
    on May 10th, 2009 at 9:32 pm

    waduh sekarang dukun blogger nambah satu lagi neh.. master of feng shui wakakaka…

  4. #4 Blog Motivasi Arief
    on May 12th, 2009 at 1:04 am

    Hehehe… iya, aku ada kebiasaan seperti itu mas. mau buangin barang lama kok rasanya eman banget. Kadang mikirnya, siapa tahu ke depan bisa dipakai. Ternyata kebiasaan itu ngga baik ya, hehehe…

    salam sukses

  5. #5 Arswino Sonata
    on May 14th, 2009 at 9:09 am

    Halo Mas Hengky, bisa aja Mas Hengky nih. Terima kasih sudah mampir Mas. :)

    Halo Mas Arief, dahulu juga saya suka seperti itu. Lama-kelamaan koq makin menumpuk dan tidak ada yang terpakai satupun.
    Terima kasih atas komentarnya, Mas Arief. :)

    Salam sukses luar biasa.

  6. #6 hade
    on May 18th, 2009 at 4:59 pm

    Hihi…, tadi pagi saya bersih-bersih laci, memang menjadi lebih legaaa…

  7. #7 triyanto prabowo
    on Nov 5th, 2009 at 8:52 pm

    kita daur ulang aja….

  8. #8 ken
    on May 7th, 2010 at 1:52 pm

    Hmmmm……. numpuk2 barang bekas…… gue banget nih,,,,
    emang bener sih bikin pikiran tambah semmrawut aj……hehehe
    Dah waktunya bersihin rumah n kamar yang dah kayak gudang….
    Thanks mas Arswino Sonata….

Leave a Comment