Portal Anda Menggali Inspirasi, Motivasi dan Pengembangan Diri

 


Inilah 7 Manfaat Teh Hijau yang Perlu Anda Tahu

teh hijau

Apakah Anda penyuka teh hijau? Minuman yang satu ini sudah lama dikenal memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Di Cina, teh hijau telah digunakan sebagai pengobatan selama ribuan tahun. Teh hijau sendiri berasal dari tanaman Camellia sinensis. Daun teh yang digunakan merupakan daun yang belum difermentasi sehingga mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Selain itu, teh hijau juga mengandung sangat sedikit kafein dibanding kopi.

Dalam teh hijau terdapat antibakteri, antijamur, antioksidan, serta katekin. Teh hijau juga kaya akan vitamin dan mineral yang menstimulasi kesehatan seluruh tubuh. Zat-zat ini tentu saja memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan.
Berikut tujuh manfaat kesehatan teh hijau yang telah dikemukakan oleh beberapa penelitian.

Manfaat Teh Hijau Untuk Kesehatan

1. Meningkatkan Fungsi Otak

Kafein tidak hanya membuat Anda tetap terjaga, tetapi bisa juga membuat Anda lebih cerdas! Kandungan kafein dalam teh hijau memang tidak sebanyak yang terdapat di dalam kopi, tetapi cukup untuk membuat Anda produktif.

Kafein terbukti mampu memperbaiki beragam fungsi otak seperti memperbaiki mood, kewaspadaan, serta daya ingat. Karena kandungan kafeinnya yang rendah, teh hijau tidak membuat jantung berdebar-debar atau efek ‘gelisah’ seperti saat Anda mengonsumsi kopi. Tidak hanya kafein, teh hijau juga mengandung asam amino L-theanine yang mampu menembus rintangan darah-otak. L-theanine juga mampu meningkatkan dopamine dan produksi gelombang alfa di dalam otak.

Penelitian menunjukkan bahwa kafein dan L-theanine bekerja secara sinergis dalam meningkatkan fungsi otak. Banyak orang yang menyatakan lebih berenergi dan jauh lebih produktif ketika mengonsumsi teh hijau dibandingkan mengonsumsi kopi.

2. Membantu Membakar Lemak

Salah satu manfaat teh hijau yang cukup terkenal adalah membantu membakar lemak tubuh. Teh hijau dapat meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga membantu pembakaran lemak tubuh dan mencegah obesitas. Menurut penelitian yang dipublikasi di International Journal of Obesity pada 2009, kombinasi katekin dan kafein yang terdapat dalam teh hijau memiliki efek positif dalam penurunan berat badan dan menjaga berat badan.

Dalam sebuah penelitian selama 12 minggu, mereka yang rutin mengonsumsi teh hijau dapat menurunkan berat badan sebanyak 0,2 hingga 3,5 kg dibanding mereka yang tidak mengonsumsi teh hijau. Namun, beberapa penelitian lainnya menunjukkan bahwa mengonsumsi teh hijau saja tanpa gaya hidup yang sehat tidak memberi efek yang signifikan dalam mengurangi berat badan.

3. Membantu Mencegah Alzheimer

Para peneliti di Jepang melakukan sebuah studi mengenai teh hijau dan efeknya pada plak protein beta-amiloid yang ditemukan di penyakit Alzheimer. Penelitian ini dipublikasi dalam Journal of Nutritional Biochemistry pada April 2008. Plak protein yang berkaitan dengan penyakit Alzheimer ini menyebabkan kerusakan sel-sel otak serta kematian yang diakibatkan oleh stres oksidatif. Para peneliti melakukan percobaan pada tikus. Ditemukan bahwa tikus-tikus yang diberi teh hijau memiliki lebih sedikit plak protein beta-amiloid dibanding tikus-tikus yang tidak menerimanya.

Para ilmuwan juga menemukan bahwa antioksidan flavonoid yang terkandung dalam teh hijau dapat melindungi otak dari stres oksidatif. Ilmuwan menyatakan bahwa manusia perlu meminum sekitar tiga liter cairan yang diisi dengan 0,5 persen katekin untuk mendapatakan efek yang sama.

4. Membantu Mencegah Diabetes

Metabolisme yang bermasalah mengganggu produksi insulin, yang mengakibatkan naiknya gula darah. Penderita diabetes berisiko terkena penyakit lainnya seperti stroke, kehilangan penglihatan, hingga penyakit jantung.

Teh hijau mengandung antosianidin yang mampu mengendalikan glikemik dan membantu menormalkan gula darah. Kandungan antiinflamasinya dipercaya bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2. Zat katekin dalam teh hijau juga memiliki efek antidiabetik.

5. Memelihara Kesehatan Mata

Teh hijau kaya akan vitamin C, vitamin E, lutein, dan zeaxanthin yang memiliki sifat antioksidan. Lutein dan zeaxanthin termasuk ke dalam jenis karetonoid yang melindungi kesehatan mata. Antioksidan ini mampu memelihara kesehatan mata dan menguatkan jaringan-jaringan mata. Menguatnya jaringan-jaringan mata akan melindungi mata dari berbagai penyakit mata seperti glaukoma.

6. Menjaga Kesehatan Tulang

Menurut penelitian yang dilakukan di University of Hong Kong, yang dipublikasi dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry pada Agustus 2009, ketika sel-sel tulang tikus diberikan katekin dalam teh hijau, khususnya EGCG (Epigallocatechin gallate) menstimulasi suatu enzim yang meningkatkan pertumbuhan tulang hinga 79 persen. Katekin juga meningkatkan mineralisasi tulang sehingga membantu mencegah osteoporosis.

7. Menjaga Kesehatan Mulut

Manfaat teh hijau terakhir yang tak kalah penting adalah teh hijau memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi yang dapat membunuh bakteri di dalam mulut. Zat antiinflamasi ini juga dapat mencegah penyakit periodontal (penyakit gusi). Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi teh hijau secara teratur memiliki gusi yang lebih sehat dibanding mereka yang tidak. Sedangkan zat antibakteri dalam teh hijau mampu membunuh kuman penyebab bau mulut. Kandungan polifenol dalam teh hijau juga dapat menetralisir bau mulut dan menangkal radikal bebas.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Gigi di University of British Columbia membuktikan bahwa teh hijau lebih efektif dalam menyegarkan napas dibanding permen karet, mint, atau minyak biji parsley.

Cara Mengonsumsi Teh Hijau yang Benar

Agar tidak kehilangan manfaat-manfaat penting dari teh hijau, ada hal-hal yang perlu Anda perhatikan. Menyeduh teh hijau dengan cara yang salah selain dapat mengurangi manfaat yang dimilikinya, juga bisa saja berakibat fatal bagi kesehatan Anda. Berikut beberapa tips dalam mengonsumsi teh hijau agar khasiatnya terasa secara maksimal.

1. Tambahkan lemon

Kandungan vitamin C dalam lemon membuat katekin lebih mudah diserap tubuh. Sebaliknya, produk susu hanya akan membuat katekin sulit diserap tubuh. Jadi, alih-alih menambahkan susu atau krimer, tambahkan perasan jeruk lemon ke dalam teh hijau Anda.

2. Jangan menyeduh teh hijau dengan air mendidih

Air mendidih atau terlalu panas akan merusak zat-zat baik yang terdapat dalam teh hijau. Seduh teh hijau dengan air panas bersuhu 70 hingga 80 derajat Celsius.

3. Jangan lama-lama menyeduh teh hijau

Tuangkan air panas ke dalam cangkir berisi daun teh hijau lalu aduk selama 1-3 menit saja. Jika menggunakan teh celup, jangan biarkan kantong teh berada di dalam cangkir lebih dari tiga menit. Teh hijau yang diseduh terlalu lama akan meningkatkan kadar kafeinnya. Selain itu, teh hijau juga akan terasa lebih pahit jika diseduh terlalu lama.

4. Gunakan cangkir berbahan keramik atau tanah liat

Cobalah menyeduh teh hijau dalam cangkir keramik atau tanah liat. Anda akan mendapatkan kenikmatan dan aroma yang maksimal saat menyeruputnya.

5. Segera minum teh hijau setelah diseduh

Teh hijau yang dibiarkan terlalu lama akan teroksidasi dan kandungan-kandungan baiknya bisa berkurang.

Setelah mengetahui manfaat teh hijau yang luar biasa dari, biasakanlah untuk mulai mengonsumsi teh hijau. Tentunya manfaat teh hijau akan terasa lebih optimal jika diiringi dengan gaya hidup sehat, seperti mengatur pola makan yang sehat dan rutin berolahraga.

 

Loading...