Portal Anda Menggali Inspirasi, Motivasi dan Pengembangan Diri

 


Kebahagiaan Adalah Sebuah Keputusan

kebahagiaan

Apa kabar para pembaca sekalian? Senang rasanya anda masih tetap membaca artikel-artikel dari AkuInginSukses.com ….. terima kasih. :)

Bagi yang baru pertama kali mengunjungi situs ini, saya ucapkan selamat datang.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas topik tentang kebahagiaan. Saya akan mencoba mensharingkan pemikiran-pemikiran saya tentang kebahagiaan kepada para pembaca sekalian. Mudah-mudahan bermanfaat.

Bagi saya, kebahagiaan adalah sebuah perasaan yang positif dan menggairahkan, yang setiap manusia bisa rasakan dari hatinya yang terdalam. Banyak orang berusaha mencari kebahagiaan di tempat-tempat yang salah dan justru berakhir dengan kehidupannya yang jauh lebih menderita dari sebelumnya.

Mengapa hal ini bisa terjadi? … Ini karena kita mencarinya diluar diri kita. Kita mengharapkan sesuatu atau seseorang memberikan perasaan bahagia tersebut pada kita.

Seorang bijak bernama Rumi suatu saat pernah berkata, ”Kita mencari kalung permata dari ruangan ke ruangan yang sebetulnya ada di leher kita sendiri.” Ini pun sama ketika kita berusaha mencari kebahagiaan. Kita mencarinya ”kemana-mana”, dan kita tidak pernah dengan persis mengetahui dimana kebahagiaan tersebut berasal.

Saya rasa anda semua setuju bahwa kebahagiaan tidak tergantung dari hal-hal yang berbau materialisme, seperti : mengendarai mobil mewah atau memiliki jabatan/gelar yang prestisius (meskipun hal-hal tersebut dapat membawa kesenangan pada hidup anda).

Kebahagiaan pun tidak tergantung pada orang lain, seperti anda memiliki orang-orang yang penting di dalam hidup anda (meskipun cinta kasih dan kehadiran orang-orang tersebut dapat menambah keceriaan).

Kebahagiaan pun tidak tergantung pada sesuatu hal yang terjadi, sebagai contoh : jika anda tetap tinggal di tempat, akan menjadi baik dan jika anda pergi meninggalkan tempat, akan menjadi tidak baik.

Kebahagiaan bukan untuk ditemukan di mana-mana di dunia luar.

Hambatan terbesar untuk kita bahagia adalah pemikiran yang keliru dari kita sendiri. Sebagai contoh : pemikiran tentang seseorang atau sesuatu yang membuat anda bahagia. Mungkin anda merasakan keceriaan dari seseorang atau sesuatu tersebut, tetapi kebahagiaan tersebut sebetulnya adalah semu dan sementara. Ketika anda tidak bersama seseorang atau sesuatu tersebut, keceriaan itu akan pergi juga bersamanya.

Saya akan memberikan sedikit ilustrasi untuk menjelaskan.
Apa ya kira-kira …. hmm….,
O ya ini saja : Anda pernah merasakan patah hati? Saya rasa sebagian besar pasti pernah mengalaminya. Biasanya apa yang orang-orang lakukan ketika mereka patah hati (termasuk saya tentu saja :) )? Saya waktu itu pergi ke kos/rumah teman dan mengajaknya untuk mengobrol, bermain dan pergi ke suatu tempat. Lupalah kesedihan saya waktu itu. Saya begitu gembiranya bersama teman-teman. Namun ketika saya kembali ke rumah dan sendiri, perasaan sedih saya kembali menyelimuti.

Sebetulnya tidak ada yang salah jika anda pun melakukan hal yang sama seperti yang saya lakukan. Namun yang ingin saya tekankan disini adalah : Dimana sebetulnya seseorang dapat menemukan kebahagiaan?

Berhentilah mencari keluar apa yang sebetulnya bisa anda temukan di dalam diri anda. Buatlah keputusan untuk berbahagia.

Oke, biar saya ulangi sekali lagi :
Kebahagiaan bergantung pada keputusan anda sendiri untuk bahagia.

Jadi kebahagiaan adalah suatu keputusan. Kapan saja, dimana saja anda dapat memutuskan untuk berbahagia atau tidak.

Oke, dibawah ini adalah sebuah aklamasi. Saya mengutipnya dari sebuah artikel luar beberapa waktu yang lalu. Cukup bagus aklamasinya. Anda bisa mengulangi dan membacanya dengan suara lantang:

Saya, {nama anda}, memutuskan untuk berbahagia saat ini, tanpa menghiraukan cuaca, orang lain, dunia atau apapun yang terjadi pada saya.

Saya dengan yakin mengetahui bahwa Tuhan telah memberikan hak kepada saya untuk berbahagia.

Karenanya, saya mengklaim bahwa kebahagiaan adalah milik saya dan saya adalah milik kebahagiaan.

 

loading...

 

29 comments

1 rahmat hidayat { 06.16.10 at 9:40 pm }

tolong dong buat forum nya biar kita bisa saling bertukar pikiran dan yang paling bagus pemikiran nya diadakan reward tidak harus berupa barang atau pun uang paling tidak bisa menjadi kenang kenangan bagi dirinya …. terima kasih….

2 fery muhammad { 07.22.11 at 2:41 pm }

saya bahagia dapat melihat blog/website ini, mudah-mudahan lebih banyak lagi pembacanya, tulisan2 di blog ini sungguh mencerahkan.. sukses selalu..

3 yudhi { 08.18.11 at 6:01 pm }

Harapan saya, semoga yang membaca blog ini dapat mengerti pentingnya mencintai keputusan dari sendiri dan mencintai diri sendiri

4 amy { 10.25.11 at 4:36 pm }

Terima kasih bt para penulis di blog ini..saya mrs sangat senang dan lbh termotivasi utk lbh berbahagia menikmati hidup,terima kasih..

5 uyahb { 01.09.12 at 5:20 pm }

Masuk akal, Allah bergantung pada prasangka umatnya, dan kebahagiaan yg Allah kasih adalah sebuah keputusan dari kita sendiri..:)

6 pipit { 02.09.12 at 10:37 am }

terima kasih..saat ini saya sedang lupa bagaimana membahagiakan diri sendiri, saya terlalu fokus dan serius pd kekurangan2 saya, hingga saya merasa stres dan jenuh..tulisan ini sangat menginspirasi..

7 Gerizal { 02.24.12 at 9:27 pm }

Banyak orang terbiasa bekerja, pergi berlibur dan memiliki uang – tapi mereka tidak bahagia. Sementara itu orang lain kelihatannya benar-benar bahagia, meskipun miskin, tidak punya pekerjaan atau dikelilingi berbagai masalah. Mengapa?

Profesor Mihaly Csikszentmihalyi, dari Universitas Chicago, telah mewawacarai ribuan orang yang memiliki kehidupan yang bahagia, untuk mencari tahu apa rahasianya. “Banyak orang merasa bahwa waktu yang mereka habiskan di tempat kerja adalah sia-sia. Tapi sering waktu luang mereka juga disia-siakan dengan melakukan hal yang pasif – nonton acara TV yang tidak bermutu, misalnya. Akibatnya, kehidupan dilewatkan dengan serangkaian pengalaman-pengalaman yang membosankan.

Ia menemukan bahwa orang merasa bahagia ketika masuk pada kondisi yang ia sebut “aliran”. Ketika seseorang seperti terserap masuk dalam sebuah pekerjaan, yang terdefinisikan dengan baik dan menantang, mereka mengalami “aliran” – suatu keadaan di mana mereka tidak merasakan waktu berjalan. Tidaklah begitu penting apa pekerjaan itu, yang lebih penting adalah melakukan sesuatu, merasa positif dengannya dan mencoba melakukannya dengan lebih baik. Orang yang tidak bahagia bisa belajar bagaimana menjadi bahagia, jika mereka secara terus-menerus masuk dalam kondisi “aliran”, kata si profesor.

Dalam kondisi apa pun. maka “senangkanlah hatimu!” Jangan pernah bersedih.

“Kalau engkau kaya. senangkanlah hatimu! Karena di hadapanmu terbentang kesempatan untuk mengerjakan yang sulit-sulit melalui hartamu.

“Dan jika engkau fakir miskin, senangkan pulalah hatimu! Karena engkau telah terlepas dari suatu penyakit jiwa, penyakit kesombongan yang sering menimpa orang-orang kaya. Senangkanlah hatimu karena tak ada orang yang akan hasad dan dengki kepadamu lagi, lantaran kemiskinanmu…”

“Kalau engkau dilupakan orang, kurang masyhur, senangkan pulalah hatimu! Karena lidah tidak banyak yang mencelamu, mulut tak banyak mencacimu…”

8 eva { 03.07.12 at 8:18 am }

Apa kebahagiaan d atas penderitaan orang lain itu berdosa….?

9 indah { 06.10.12 at 6:27 pm }

klo bahagia adalah keputusan berarti dalam kondisi apapun bisa diciptakan bahagia

10 HADI TRIYONO { 07.14.12 at 10:01 am }

kebahagiaan adalah sebuah keputusan…??
mungkin lebih tepatnya keputusan adalah awal untuk mencapai kebahagiaan ( tinggal keputusan itu salah apa benar ),krn bahagia adalah sebuah ungkapan rasa dari hati.

11 udin { 12.20.12 at 10:43 pm }

trima kasih banyak untuk motivasinya.sukses slalu

12 ghege daichi { 06.16.13 at 12:10 pm }

terima kasih atas motivasi nya , saya telah lama sekali mencari kebahagian sampai saya berpikir kebahagiaan hanya untuk orang2 yang beruntung.

13 bunga tulip { 08.05.13 at 12:50 pm }

q blm mengrti dg artikel anda. yg saya rasakan saat ni adl *andai saya bisa kmbi ke masa lalu.* I know,this is an imposible thing

14 Motivasi Hidup { 08.07.13 at 4:17 pm }

kebahagiaan memang relaatif bagi setiap orang… bagi saya, ketika bisa bersyukur atas nikmat yang talah di berikan oleh Allah, itu sudah membuat saya selalu merasa bahagia…

15 Prasetyo { 08.15.13 at 7:04 am }

Saya mempunyai pandangan yang sedikit berbeda tentang kebahagiaan. Menurut saya perlu dibedakan antara kebahagiaan dan kegembiraan. Keduanya adalah hal yang positif, namun ada dalam ranah yang berbeda. Kebahagiaan ada dalam ranah perasaan, sedangkan kegembiraan dalam ranah sikap.
Menurut saya artikel Anda tentang kebahagiaan lebih mengarah pada arti kegembiraan, yaitu sikap dalam menghadapi hidup. Jika itu merupakan sikap, maka benar bahwa itu adalah suatu pilihan. Kita dapat memilih sikap gembira pada saat kita merasa sedih, kita dapat memilih bersikap ramah pada saat hati kita merasa jengkel. Sikap itu terwujudkan, dapat diamati, dan dapat dirasakan. Sementara kebahagiaan adalah sebagai hasil dari sikap gembira tersebut. Jika kita bisa menerima kekurangan orang lain (menerima = sikap) maka kita akan lebih tenang, damai (perasaan). Jadi menurut saya, yang bisa kita pilih adalah sikap, sementara kebahagiaan adalah rahmat pemberian. Segala jenis perasaan itu muncul diluar kehendak kita.

16 mangain { 08.29.13 at 8:05 pm }

trimakaih bwt motivasinya,, semua pendapat anda cukup mengesankan dan inspiratif ..good luck

17 jokopw { 09.24.13 at 7:33 am }

hidup itu kadang di bawah dan kadang di atas. .begitulah dengan kebahagiaan. kadang datang waktu kita bersenang2. dan kadang hilang saat kita berada dalam masalah.

18 b.y.hidayat { 01.26.14 at 7:12 pm }

Saya sangat termotivasi dengan adanya website seperti memberikan suatu pengetahuan,tentang suatu hal yang diimpikan dan di cita-citakan dalam hidup ini.

19 Memed Abdul Muhamad { 06.23.14 at 9:25 am }

Kebahagian itu akan kita rasakan ketika hidup kita bermanfaat untuk orang lain

20 edy { 08.25.14 at 12:44 am }

bahagia itu sederhana: bahagia bersal dari hati dan pikiran maka bangunlah kebahagian di tempat tersebut dalam kondia apapun “…salam knal admin semoga makin sukses!!!

21 restya { 10.16.14 at 1:31 pm }

bagaimana kaitan bahagia dgn lingkungan ? pada saat saya di lingkungan tertntu saya mrsa bahagia dan senang. tpi di lingkungan trtntu saya mersa bosan jengkel. hrus kah saya menghindari lingkungn yg mmbuat saya jengkel ?

22 Azlindha { 11.26.14 at 2:36 am }

perasaan saya menjadi lebih baik setelah membaca blog nie, pikiran saya tak ada lagi beban,,,,!!!!! terima kasih

23 ado { 12.22.14 at 9:39 am }

24. Cara manusia merasakan bahagia dengan cara memenuhi segala sesuatu yang ada di pikiran dan di inginkan atau di butuhkan oleh hati. Karena kebahagian ini pada dasarnya adalah rasa, dan rasa (bahagia) itu hanya dapat dirasakan oleh hati manusia tersebut.

24 RIFKI { 04.09.15 at 8:55 pm }

setelah membaca ini saya dapat jadi lebih tenang, walaupun masih belum mengerti arti yang sebenarnya dari keputusan saya untuk menjadi lebih bahagia… terima kasih atas motivasinya semoga dapat memotivasi orang lain juga dan semoga bahagia selalu…

25 NUR { 05.23.15 at 12:11 pm }

subhanallah,,,,
indahnya kebahagiaan itu
dan setelah saya membaca ini saya sekarang jadi tahu apa kebahagiaan yang sebenarnya

26 khaerini dwi laila { 05.26.15 at 10:21 pm }

,blog ini sungguh luar biasa..terimakasih motivasinya,

27 Donio { 08.03.15 at 11:29 am }

Bahagia itu adalah selalu bersyukur dan selalu dekat dengan sang Pencipta

28 Agus Riyanto { 03.27.16 at 12:16 pm }

Kebahagiaan itu adalah lawan kata dari penderitaan. Apakah kebahagiaan itu akan datang dengan sendirinya ? adalah mustahil. Jadi kebahagiaan harus dicari jawabannya bukannya harus bersyukur ? Yah harus dicari jawabannya. Bukankah kita hidup itu untuk berbuat sesuatu mudah bukan. Yah kita hanya untuk berbuat apa yang kita inginkan & kita maui demi kebaikan hidup kita. Caranya banyak karena kita hidup diantara 5 milyard manusia. Sekarang silahkan bertanya ?

29 Novi Susanti { 01.13.17 at 11:16 am }

Sampai sekarang saya mencari kebahgiaan, karna saya pikir sekarang adalah saya masih berharap tentang dirinya yang pernah membuat saya bahagia kemarin namun sekarang dirinya pergi untuk meninggalkan ntah tanpa penjelasan dan alasan apapun mungkin keputusan saya adalah saya juga harus berhenti berharap

Leave a Comment